kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.000   0,00   0,00%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Jenuh beli, IHSG diramal turun dari puncak


Senin, 22 Januari 2018 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Layar Elektronik Pergerakan Saham di BEI


Reporter: Riska Rahman | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lagi-lagi menyentuh rekor tertinggi dalam sejarah. Indeks saham bahkan telah menyentuh level psikologis pada penutupan perdagangan hari ini.

Senin (22/1), IHSG berhasil ditutup naik 9,63 poin atau meningkat 0,15% ke level 6.500,53, menjadikannya level tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini ditopang oleh investor domestik, lantaran para investor asing hari ini mencatatkan net sell sebesar Rp 283,57 miliar.

Head of LOTS Services Lotus Andalan Sekuritas Krishna Setiawan mengatakan, kenaikan indeks saham hari ini dipengaruhi oleh kenaikan sektor tambang yang mencatatkan kenaikan fantastis sebesar 2,54%. "Selain itu, beberapa saham konsumer seperti INDF, HMSP, dan MLBI terlihat naik cukup banyak sehingga ikut memberikan kontribusi terhadap kenaikan indeks," ujarnya.

Meskipun isu pemberhentian pemerintahan Amerika Serikat (AS) mewarnai pasar global, Krishna melihat hal tersebut tak akan memberikan dampak banyak ke IHSG.

Prediksi Khrisna, indeks saham akan terkoreksi pada perdagangan Selasa (23/1) di kisaran 6.460-6.530. Adapun saham-saham yang menarik untuk diperhatikan diantaranya saham PGAS, AISA, INDF, dan MBSS.

Dari sisi teknikal, analis Binaartha Parama Sekuritas M. Nafan Aji melihat, MACD masih berada di area positif. Namun, indikator stochastic dan RSI sudah menunjukkan jenuh beli. Pola shooting star candle juga terlihat pada pergerakan IHSG, mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks saham.

"Dengan begitu, IHSG akan cenderung terkoreksi pada perdagangan besok dengan kisaran harga di level 6.460-6.549," kata Nafan. Menurutnya, saham-saham yang menarik untuk diperhatikan antara lain ICBP, KLBF, LSIP, SRIL, UNVR, dan WIKA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×