kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Jelang siang, rupiah berbalik arah dan melemah ke Rp 14.665 per dolar AS


Rabu, 26 Agustus 2020 / 11:10 WIB
ILUSTRASI. Rupiah berbalik melemah


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah di pasar spot berbalik arah ke zona negatif. Jelang tengah hari, Selasa (26/8), rupiah spot berada di level Rp 14.665 per dolar Amerika Serikat (AS). 

Alhasil, rupiah melemah 0,11% dibanding penutupan Selasa (25/8) di Rp 14.649 per dolar AS. Padahal, di awal perdagangan hari ini, rupiah sempat menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah dibuka pada level Rp 14.585 per dolar AS. 

Hingga pukul 11.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan bervariasi. Dengan baht Thailand masih menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah naik 0,33%. Disusul dolar Taiwan dan yuan China yang masing-masing menguat 0,19% dan 0,13% terhadap the greenback

Baca Juga: Rupiah Jisdor koreksi tipis 0,03% ke Rp 14.636 per dolar AS pada hari ini (26/8)

Selanjutnya, dolar Hong Kong melengkapi mata uang yang berada di zona hijau jelang tengah hari ini setelah naik tipis 0,004%. 

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,19%. Diikuti, peso Filipina dan yen Jepang, yang sama-sama melemah 0,05% terhadap dolar AS.

Sedangkan dolar Singapura terkikis 0,04%. Hal yang sama terjadi pada ringgit Malaysia yang terdepresiasi 0,03%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×