kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Jelang libur, pasar saham sepi


Senin, 26 Mei 2014 / 06:10 WIB
Jelang libur, pasar saham sepi
ILUSTRASI. Sejumlah sentimen luar negeri dan dalam negeri akan mempengaruhi pergerakan kurs rupiah pada perdagangan Senin (2/1).


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis di akhir pekan lalu. IHSG menguat 0,06% ke 4.973,06, Jumat (23/5). Namun, penguatan tersebut tak mampu membantu pergerakan IHSG ke zona hijau dalam sepekan. IHSG masih anjlok 1,16% sepanjang minggu lalu. Sementara, pergerakan bursa Asia yang tercermin dalam indeks MSCI Asia Pacific terlihat menguat 0,45% ke 140,92 di akhir pekan lalu.

Untuk pergerakan sepekan, indeks MSCI Asia Pasific naik 0,85%. Pekan ini, Analis Universal Broker Indonesia, Alwy Assegaf, memproyeksikan, IHSG akan bergerak flat cenderung menguat.

"Pekan depan, ada dua hari libur sehingga pasar biasanya sepi," ujar dia. Purwoko Sartono, analis Panin sekuritas, menambahkan, investor sebaiknya wait and see di minggu pendek ini.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada menyarankan investor agar memperhatikan kebijakan moneter Jepang, penjualan ritel Jerman, dan klaim pertama pengangguran AS. Karena data ini bisa mempengaruhi pergerakan IHSG. Reza memproyeksikan, IHSG cenderung naik di kisaran 4.964-4.978.

Sementara, Purwoko dan Alwy memperkirakan IHSG bergerak turun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×