Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memberikan pinjaman ke anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB). Nilai total pinjaman itu sebesar Rp 272,40 miliar.
Melansir keterbukaan informasi, pinjaman pemegang saham atau shareholder loan (SHL) itu ditandatangani pada 30 Juni 2026.
Trias Andriyanto, Corporate Secretary JSMR mengatakan, perseroan merupakan salah satu pemegang saham eksisting JPB yang terafiliasi dengan perseroan.
JPB adalah anak perusahan JSMR dengan kepemilikan saham mencapai 98,47%. JPB menjalankan kegiatan usaha di bidang perencanaan, pembangunan jalan dan jembatan, bangunan pelengkap jalan dan fasilitas jalan tol, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol dan kegiatan usaha lain yang terkait atau menunjang kegiatan usaha.
Transaksi tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan cash deficiency support JPB tahun 2026 serta untuk kebutuhan operasional lainnya.
Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Beli Saham Kopnatel di Translingkar Kita, Nilainya Rp 1,12 Miliar
Rencana transaksi itu memiliki pengaruh kepada JPB pada besarnya aset lancar berupa pengurangan pada saldo kas dan setara kas, serta penambahan pada saldo piutang lain-lain dengan jumlah masing-masing Rp 272,402 miliar.
“Laporan proforma laba (rugi) konsolidasi tidak menunjukkan adanya perubahan pada pendapatan dan beban-beban yang dimiliki oleh perseroan setelah dilaksanakannya rencana transaksi,” katanya dalam keterbukaan informasi tanggal 2 Juli 2026.
Dari sisi kewajaran transaksi, rencana transaksi yang dilakukan JSMR ke JPB memiliki Tingkat suku bunga pinjaman yang berada di antara kisaran suku bunga pasar. Rencana transaksi pemberian pinjaman pemegang saham tidak memberikan dampak yang negatif terhadap laporan keuangan JSMR.
“Selain itu, pertimbangan bisnis yang digunakan perseroan terkait rencana transaksi pinjaman pemegang saham adalah untuk menjaga keberlangsungan operasional JPB,” tuturnya.
Baca Juga: Kinerja Jasa Marga (JSMR) Lampaui Ekspektasi, Tapi Target Saham Dipangkas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














