kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jadi Safe Haven, Harga Emas Diramal Bakal Terus Berkilau


Selasa, 16 April 2024 / 07:20 WIB
Jadi Safe Haven, Harga Emas Diramal Bakal Terus Berkilau
ILUSTRASI. Pramuniaga menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur, Rabu (3/1/2024). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nym.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas diprediksi terus mengkilap. Pemangkasan suku bunga menjadi katalisnya.

Founder Traderindo.com Wahyu Tribowo Laksono mengatakan, antisipasi perubahan kebijakan moneter Fed dari pengetatan menuju netral, bahkan antisipasi pelonggaran berupa cut rate di semester II menjadi pendorongnya.

Di sisi lain, inflasi turut menekan nilai mata uang. Sehingga berdampak pada kenaikan harga emas itu sendiri. 

"Apalagi didukung isu geopolitik," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (15/4).

Baca Juga: Tensi Geopolitik Memanas, Instrumen Investasi Ini Bisa Menjadi Pilihan

Berdasarkan data Trading Economics, pada Senin (15/4) pukul 20.30 WIB, harga emas spot berada di US$ US$ 2.353 per ons troy, naik 0,42% dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, harganya menguat 0,64% dan sebulan terakhir telah melesat 9,01%.

Sejalan dengan kenaikan emas spot, prospek emas Antam turut menarik. Bahkan, Wahyu menilai emas Antam cenderung lebih menarik dibandingkan emas global.

Dijelaskan, jika dolar AS melemah maka emas Antam berpotensi naik seiring kenaikan emas global. Namun, jika dolar AS menguat dan emas global melemah, maka emas Antam juga tetap bisa naik karena rupiah melemah dan emas Antam menjadi hedge rupiah terhadap dolar AS.

"Kecenderungannya, emas Antam selalu naik tiap tahunnya, bahkan biasa naik ke rekor baru per tahunnya," katanya.

Meskipun memang, pasca lebaran ini akan mengalami koreksi,. Hanya saja, ia menilai koreksi yang akan terjadi akan terbatas.

Baca Juga: Memanasnya Konflik Iran-Israel Dorong Pelaku Pasar Berinvestasi ke Aset Safe Haven

Wahyu pun memperkirakan untuk emas dunia harganya akan berkisar di US$ 2.250 - US$ 2.550 per ons troy. Adapun untuk emas Antam diperkirakan pada semester II ini diperkirakan harganya di Rp 1,3 juta.

"Di akhir tahun di Rp 1,3 juta - Rp 1,4 juta, dengan titik tengah Rp 1,35 juta," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×