kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Izin RUPS MPPA Belum Turun


Selasa, 09 Maret 2010 / 15:08 WIB


Reporter: Ade Jun Firdaus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kepastian PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) untuk segera melepas 90,76% saham PT Departemen Store Tbk (LPPF), tampaknya masih tertunda. Pasalnya, hingga saat ini, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) belum juga memberi izin MPPA untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Independen.

Kabar yang beredar, MPPA telah mengantongi izin menggelar RUPS Independen dari Bapepam-LK. Namun, Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany membantah kabar tersebut. "Saya belum kasih izin MPPA menggelar RUPS. Mungkin pak Noor Rachman (Kabiro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Bapepam-LK) sudah kasih izin. Tapi belum ada laporannya ke saya," ujar Fuad, Selasa (9/3).

MPPA wajib menggelar RUPS untuk mendapat lampu hijau dari pemegang saham minoritas terkait penjualan LPPF. Sebelumnya, Bapepam-LK telah meminta MPPA menggelar paparan publik untuk menjelaskan lebih detail tentang transaksi penjualan LPPF itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×