kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Isu tapering tekan rupiah


Jumat, 13 Desember 2013 / 06:21 WIB
ILUSTRASI. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) membidik target pertumbuhan volume penjualan sebesar 11% yoy


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Febrina Ratna Iskana | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Tekanan terhadap rupiah masih belum kendur. Kamis (12/12), pasangan USD/IDR di pasar spot naik 0,27% ke 12.023. Sedangkan, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), pairing USD/IDR naik 0,16% ke 12.025.

Kiswoyo Adi Joe, Managing Partner Investa Saran Mandiri mengatakan, spekulasi pemangkasan stimulus moneter (tapering) Amerika Serikat (AS) yang akan dilakukan bulan Desember ini menjadi penyebab rupiah terus anjlok. Keputusan BI yang tetap menahan BI rate tak membawa dampak bagi rupiah.

Albertus Christian, Analis Monex Investindo Futures mengatakan, isu tapering tersebut membuat dana asing keluar dari Indonesia. Hari ini, kedua analis menduga, rupiah masih melemah.

Kiswoyo memprediksikan, pasangan USD/IDR di 11.500-12.100. Christian menebak, rupiah bergerak di 11.975-12.100.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×