kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Isu Eropa kembali membayangi Wall Street


Jumat, 06 April 2012 / 07:59 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa AS mencatatkan penurunan pada penutupan tadi malam. Per pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 0,1% menjadi 1.398,08. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,1% menjadi 13.060,14. Volume transaksi tadi malam melibatkan 5,8 miliar saham. Angka tersebut 15% lebih rendah dibanding rata-rata volume tiga bulanan.

Saham-saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa AS antara lain: Alcoa Inc dan General Electric Co yang turun lebih dari 1,3%. Selain itu, ada Constellation Brands Inc yang anjlok 12% dan Cabot Oil & Gas Corp yang naik 2,2%. Sedangkan saham Bed Bath & Beyond naik 8,5%.

Isu krisis utang Eropa kembali menyebabkan pasar cemas. Faktor tersebut membayangi penurunan angka tingkat pengajuan klaim pengangguran AS ke level terendah dalam empat tahun terakhir.

"Pasar tenaga kerja AS semakin membaik. Namun, pasar kembali diingatkan mengenai krisis utang di Eropa. Volatilitas pada pasar saham masih akan terus berlanjut," jelas Greg Woodard, portfolio strategist Manning & Napier di fairport, New York.

Sekadar catatan, indeks S&P 500 turun 0,7% di sepanjang pekan ini setelah menyentuh level tertinggi dalam empat tahun terakhir pada 2 April lalu. Salah satu sentimen yang mempengaruhi Wall Street adalah rendahnya permintaan lelang obligasi Spanyol beberapa hari lalu. Kendati begitu, sepanjang tahun ini, indeks S&P 500 sudah melonjak 11% seiring membaiknya data ekonomi AS melampaui prediksi analis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×