CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.018,99   5,77   0.57%
  • EMAS992.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Investor pasar modal mencapai 6,29 juta per September 2021


Kamis, 14 Oktober 2021 / 14:05 WIB
Investor pasar modal mencapai 6,29 juta per September 2021
ILUSTRASI. Single investor identification (SID) baru terus meningkat dalam delapan bulan terakhir di tahun 2021.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah investor pasar modal naik signifikan pada periode Januari-September 2021. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi menyampaikan, jumlah investor saham atau single investor identification (SID) baru terus meningkat dalam delapan bulan terakhir di tahun 2021.

“Ini telah mencapai rekor baru, yaitu sebanyak 1 juta investor saham baru. Tahun 2021 menjadi tahun yang penuh dengan harapan pemulihan ekonomi nasional dan ini tercermin dari tingginya aktivitas perdagangan di BEI dalam tiga bulan terakhir,” ungkap Inarno, Kamis (14/10).

Berdasarkan data KSEI per 30 September 2021, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai lebih dari 6.29 juta SID, termasuk di dalamnya adalah 2,9 juta SID saham. Jika melihat jumlah investor pada akhir tahun 2020 yang sebanyak 3,88 juta SID, maka jumlah investor sudah melesat 61,86% hingga September 2021.

Baca Juga: Saham BUKA Makin Jauh dari Harga IPO, Ini Penjelasan Presiden Bukalapak Teddy Oetomo

Selain itu, Inarno mengungkapkan pasar modal Indonesia juga mampu menorehkan pencapaian penambahan dari sisi perusahaan tercatat, maupun aktivitas perdagangan. Per tanggal 30 September 2021, saat ini telah terdapat 750 perusahaan tercatat di BEI dengan penambahan baru sebanyak 38 perusahaan.

Tercatat tingginya aktivitas transaksi bursa dan merupakan rekor baru sejak swastanisasi bursa efek pada tahun 1992, di antaranya adalah rata-rata nilai transaksi harian yang mencapai lebih dari Rp 13 triliun per hari, atau melonjak 2 kali lipat dalam 5 tahun terakhir.

Selanjutnya, frekuensi transaksi juga meningkat menjadi rata-rata 1,2 juta transaksi per hari dan merupakan yang tertinggi di ASEAN dalam 3 tahun terakhir. “Hal ini turut diikuti dengan lonjakan volume perdagangan yang mencapai lebih dari 19 miliar lembar saham per hari,” lanjut Inarno dalam acara Capital Market Summit & Expo (CMSE), Kamis (14/10).

Baca Juga: Infovesta Utama menyematkan outlook positif untuk pasar saham di kuartal keempat 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×