kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Investor GTIS ini tak bisa ambil hasil investasi


Kamis, 28 Februari 2013 / 06:59 WIB
ILUSTRASI. Kopi Janji Jiwa khusus besok, 15 Oktober 2021 ada promo Buy 1 Get 1 Free Es Kopi Susu via GoFood (Dok/Janji Jiwa)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Nasib nasabah Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) terkatung-katung. Pasalnya, pemilik GTIS, Taufiq Michael Ong, pria kewarganegaraan Malaysia diduga meninggalkan Indonesia dan membawa dana nasabah.

Seorang nasabah yang menghubungi kantor KONTAN mengaku kesulitan mengambil dananya. "Ada satu invoice saya yang seharusnya jatuh tempo hari ini (27/2) tapi kata agen saya tidak bisa karena rekening di BCA sudah kosong," ujar dia. Ibu rumah tangga ini mengaku sudah kerugian investasinya mencapai Rp 70 juta. Menurut wanita yang ingin disebut Tuti ini bilang, angka investasi yang belum menghasilkan balik modal.

Nasabah yang tidak menyebut nama aslinya ini mengaku, sangat percaya dengan investasi ini karena tergiur akan hasil investasi. Apalagi, GTIS selalu membawa nama Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Masak dia mau mempertaruhkan namanya karena kasus seperti ini," kata dia.

Atas kejadian ini, dia mengaku belum tahu akan berbuat apa. Sebab, saat berhubungan dengan agen penjual GTIS, ia juga belum mendapatkan solusi. "Saya justru disuruh diam saja dulu tidak boleh melakukan apapun," kata dia.

Sebelumnya, wanita ini juga mengaku sudah tahu akan risiko dari investasi ini. "Saya pikir masih akan lama investasi ini tapi malah hari ini (27/2) kejadiannya," kata dia. Maklum, agen penjual GTIS mengaku memberi tahu kalau mendapat bonus jalan-jalan ke Malaysia. Dari situ dia tahu, Michael Ong mempunyai aset yang cukup besar. Sehingga, ia yakin, masih bisa meraup untung.

Tapi dengan kejadian ini, Tuti mengaku pasrah dan belum bisa menentukan langkah selanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×