kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Investor asing agresif belanja saham BBCA sejak tiga bulan terakhir


Minggu, 12 Juli 2020 / 22:22 WIB
ILUSTRASI. Nasabah menggunakan ATM di kantor cabang BCA Tangerang Selatan, Jumat (17/4). Dalam tiga bulan terakhir, pnvestor asing cukup masif belanja saham Bank Central Asia (BBCA). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/04/2020.


Reporter: Sandy Baskoro | Editor: Sandy Baskoro

Kenaikan harga saham BBCA juga turut mengerek harta kekayaan sang pemilik. Dalam tujuh pekan terakhir, Bloomberg mencatat, nilai kekayaan pemilik Grup Djarum sudah bertambah US$ 7,4 miliar atau Rp 107,30 triliun (kurs Rp 14.500 per dollar AS) menjadi US$ 28,8 miliar.

Baca Juga: Siap-siap meraup cuan dividen, cek 4 emiten yang jadwalkan cum dividen pekan depan

Berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index, per Jumat (10/7), nilai kekayaan Robert Budi Hartono mencapai US$ 14,9 miliar, sementara Michael Bambang Hartono mencatatkan kekayaan US$ 13,9 miliar.

Alhasil, gabungan harta kekayaan dua bersaudara pemilik Grup Djarum, Budi Hartono dan Michael Hartono, itu mencapai US$ 28,8 miliar.

Tujuh pekan lalu atau per 24 Mei 2020, harta pemilik Grup Djarum masih di posisi US$ 21,4 miliar. Jumlah tersebut sudah merosot US$ 11,83 miliar atau Rp 171,54 triliun sejak awal tahun atau year-to-date (ytd).

Baca Juga: Anak milenial generasi keempat Nojorono di balik racikan Minak Djinggo Rempah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×