kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.867   24,00   0,14%
  • IDX 8.219   -46,79   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,20   -0,79%
  • LQ45 830   -8,91   -1,06%
  • ISSI 295   -1,13   -0,38%
  • IDX30 433   -3,16   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -3,83   -0,74%
  • IDX80 129   -1,09   -0,83%
  • IDXV30 143   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   -1,43   -1,02%

Investor antisipasi pernyataan S&P, harga kontrak minyak menyusut


Selasa, 06 Desember 2011 / 11:12 WIB
Investor antisipasi pernyataan S&P, harga kontrak minyak menyusut
ILUSTRASI. Penjualan Properti Residensial Turun Tajam: Pembangunan perumahan di Bogor, Kamis (1/10).


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga kontrak minyak dunia mencatatkan penurunan dari level tertinggi dalam tiga pekan terakhir di New York. Penyebabnya, investor berspekulasi bahwa permintaan minyak akan jeblok di tengah upaya Eropa untuk menangani krisis utangnya.

Asal tahu saja, pagi tadi, harga kontrak minyak untuk pengantaran Januari turun 61 sen menjadi US$ 100,38 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 14.47 waktu Sydney, kontrak yang sama berada di level US$ 100,44. Kemarin, harga kontrak minyak sempat naik 3 sen menjadi US$ 100,99, yang merupakan level penutupan tertinggi sejak 16 November lalu. Jika dihitung, lonjakan harga minyak sudah naik 12% dalam setahun terakhir.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Januari turun 0,5% menjadi US$ 109,28 per barel di ICE Futures Europe exchange.

"Pasar sudah mengantisipasi dampak dari krisis Eropa terhadap pertumbuhan global," jelas Michael McCharthy, chief market strategist CMC Markets Asia Pacific Pty.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×