kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Intiland tambah 2 hotel bujet baru tahun ini


Senin, 10 September 2012 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. Jalur Jalan Tol Cipularang menuju Gerbang Tol Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/11/2020). Cuaca besok di Jawa dan Bali cerah hingga berawan, menurut prakiraan BMKG. Tribun Jabar/Zelphi.


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. PT Intiland Tbk (DILD) menargetkan tambahan dua hotel bujet dapat beroperasi tahun ini. Kedua hotel tersebut berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta, dan Nusa Dua, Bali.

Dengan penambahan itu, Intiland totalnya akan memiliki lima hotel bujet yang beroperasi tahun 2012. Tiga hotel yang sudah lebih dulu beroperasi berlokasi di Yogyakarta, Semarang, dan Kuta (Bali). Semua hotel tersebut di bawah nama Whiz Hotel.

"Kami sudah ada rencana di 29 lokasi untuk hotel bujet. Kita perhatikan kota-kota yang punya daerah padat untuk transit. Pipeline-nya antara lain di Balikpapan, Palangkaraya, Makassar, Manado, Bali," ujar Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono hari ini (10/9).

Ia menjelaskan, DILD menyiapkan investasi hotel bujet sekitar Rp 40 miliar-Rp 50 miliar per hotel. Adapun harga sewa hotel per kamar berkisar Rp 300.000-Rp 400.000 per malam.

Intiland juga memiliki berbagai skema dalam menjalankan bisnis hotel bujet. Mulai dari kepemilikan 100% oleh Intiland, perusahaan patungan alias joint venture, ataupun partisipasi minoritas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×