kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.623   70,00   0,40%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Intiland incar lahan baru 500 ha di Jatim


Kamis, 11 Desember 2014 / 16:37 WIB
ILUSTRASI. Dari drakor Celebrity hingga serial Thailand, berikut daftar beberapa judul serial terbaru dari Netflix yang akan tayang minggu ini.


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Intiland Development Tbk (DILD) mengincar lahan baru di Jawa Timur untuk dikembangkan menjadi kawasan industri. Luas lahan mencapai 500 hektare (ha).

"Tahap pertama, kalau bisa dibebaskan 70%," ujar Archied Noto Pradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi DILD, Rabu (10/12) malam. 

Sayang, ia belum mau mengemukakan nilai akuisisi atas lahan baru tersebut. Pasalnya, perseroan masih melakukan negosiasi. Namun, untuk tahap awal, ia menyiapkan dana hingga Rp 100 miliar untuk akuisisi lahan ini.

Selain itu, perseroan juga akan menambah lahan kawasan industri di Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur. Theresia Rustandi, Sekretaris Perusahaan DILD bilang, luas lahan tambahan ini mencapai 100 ha. 

"Saat ini kami masih proses negosiasi," kata dia. 

Seperti diketahui, DILD mengembangkan Ngoro Industrial Park (NIP) dengan total luas lahan mencapai 445 ha. NIP 1 menempati lahan seluas 220 ha, dan NIP dua memiliki luas 225 ha. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×