kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Inilah penyangga nilai tukar rupiah di awal pekan


Senin, 15 Oktober 2018 / 06:05 WIB
ILUSTRASI. Rupiah versus US Dollar


Reporter: | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inflasi Amerika Serikat (AS) di September ternyata di bawah proyeksi. Hal ini membuat rupiah unggul. Jumat (12/10), kurs spot rupiah naik 0,25% ke Rp 15.197 per dollar AS. Kurs tengah rupiah Bank Indonesia juga naik 0,39% menjadi Rp 15.194 per dollar AS.

Akhir pekan lalu, kurs dollar AS melemah akibat terpapar data inflasi September yang di bawah perkiraan. Inflasi AS cuma 0,1%. Ini membuat inflasi tahunan Negeri Paman Sam tersebut turun dari 2,7% di Agustus 2018 menjadi 2,3% bulan lalu.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, pergerakan rupiah ke depan akan dipengaruhi pernyataan Federal Reserve terkait potensi kenaikan suku bunga setelah rilis data inflasi ini.

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong menambahkan, hasil pertemuan IMF serta adanya peluang investasi yang masuk ke dalam negeri dapat menjadi penyokong rupiah di awal pekan ini. "Rupiah masih bisa menguat karena hasil pertemuan IMF," kata dia.

Lukman memprediksi, rupiah bergerak di rentang Rp 15.150–Rp 15.220 per dollar AS. Sedangkan David menghitung, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 15.170–Rp 15.230 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×