kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Inilah penyangga nilai tukar rupiah di awal pekan


Senin, 15 Oktober 2018 / 06:05 WIB
ILUSTRASI. Rupiah versus US Dollar


Reporter: Disa Ayulia Agatha | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inflasi Amerika Serikat (AS) di September ternyata di bawah proyeksi. Hal ini membuat rupiah unggul. Jumat (12/10), kurs spot rupiah naik 0,25% ke Rp 15.197 per dollar AS. Kurs tengah rupiah Bank Indonesia juga naik 0,39% menjadi Rp 15.194 per dollar AS.

Akhir pekan lalu, kurs dollar AS melemah akibat terpapar data inflasi September yang di bawah perkiraan. Inflasi AS cuma 0,1%. Ini membuat inflasi tahunan Negeri Paman Sam tersebut turun dari 2,7% di Agustus 2018 menjadi 2,3% bulan lalu.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, pergerakan rupiah ke depan akan dipengaruhi pernyataan Federal Reserve terkait potensi kenaikan suku bunga setelah rilis data inflasi ini.

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong menambahkan, hasil pertemuan IMF serta adanya peluang investasi yang masuk ke dalam negeri dapat menjadi penyokong rupiah di awal pekan ini. "Rupiah masih bisa menguat karena hasil pertemuan IMF," kata dia.

Lukman memprediksi, rupiah bergerak di rentang Rp 15.150–Rp 15.220 per dollar AS. Sedangkan David menghitung, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 15.170–Rp 15.230 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×