kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.114   20,00   0,12%
  • IDX 7.455   147,87   2,02%
  • KOMPAS100 1.029   19,22   1,90%
  • LQ45 745   11,30   1,54%
  • ISSI 269   4,86   1,84%
  • IDX30 400   6,61   1,68%
  • IDXHIDIV20 489   8,94   1,86%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,89   1,42%
  • IDXQ30 129   2,20   1,73%

Inilah 10 Unitlink Saham yang Mencetak Return Tertinggi per Maret 2026


Jumat, 10 April 2026 / 10:01 WIB
Inilah 10 Unitlink Saham yang Mencetak Return Tertinggi per Maret 2026
ILUSTRASI. daftar 10 unitlink saham dengan kinerja terbaik


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja unitlink berbasis saham menjadi yang tertinggi per Februari 2026, dengan rata-rata return atau imbal hasil sebesar 3,06%.

Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd), rata-rata return unitlink berbasis saham berbanding terbalik menjadi yang terkontraksi paling dalam sebesar 7,11% per Maret 2026.

Meski terkontraksi paling dalam, jika dilihat secara rinci, terdapat 10 produk unitlink saham yang berhasil mencetak return tertinggi per Maret 2026. 

Pada posisi pertama diduduki oleh produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - IDR milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk tersebut memberikan return sebesar 14,12% per Maret 2026.

Baca Juga: Resmi Melantai Hari Ini (10/4), Saham BSA Logistics Indonesia (WBSA) Naik 34,52%

Selanjutnya, posisi kedua ditempati produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - USD milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Adapun produk tersebut membukukan return sebesar 12,84% per Maret 2026. 

Pada posisi ketiga ditempati produk Q-Investa Equity Fund milik PT Asuransi Jiwa Starinvestama (Starlife). Produk tersebut memberikan return sebesar 18,75%.

Lebih lanjut, produk unitlink Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah - IDR milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia menduduki posisi keempat. Adapun produk tersebut memberikan imbal hasil sebesar 7,76% per Maret 2026.

Pada posisi kelima ditempati produk milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, yakni Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah - USD. Produk itu memberikan return sebesar 6,55% per Maret 2026.

Sementara itu, pada posisi keenam ditempati produk Carlisya Equity milik PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life Insurance), dengan imbal hasil sebesar 4,51% per Maret 2026. 

Posisi ketujuh ditempati produk unitlink saham milik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), yakni PRUlink US Dollar Global Emerging Markets Equity Fund, dengan imbal hasil sebesar 3,09% per Maret 2026.

Baca Juga: IHSG Menguat 1,4% ke 7.412,8 di Pagi Ini (10/4), Top Gainers LQ45: BRPT, EMTK, BREN

Selanjutnya, posisi kedelapan ditempati produk unitlink saham Smartwealth Dollar Asia Pacific Class B Fund milik PT Asuransi Allianz Life Indonesia, dengan imbal hasil sebesar 2,30%.

Posisi kesembilan ditempati produk Smartwealth Dollar Asia Pacific Fund milik PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Adapun produk itu mencetak return sebesar 2,29% per Maret 2026.

Produk milik PT Avrist Assurance, yakni Avrist Link Syariah Equity IDR Fund, menduduki posisi kesepuluh. Produk itu mencetak return sebesar 1,73% per Maret 2026.

Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengungkapkan, kontraksi imbal hasil unitlink saham tak terlepas dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turut menurun tajam sepanjang Maret 2026. 

Wawan menjelaskan menurunnya kinerja IHSG disebabkan efek perang Iran dan Israel-Amerika Serikat. Namun, dia mengatakan kinerja unitlink saham terbilang lebih baik dibandingkan IHSG. Asal tahu saja, IHSG anjlok 14,41% atau 1.187,04 poin selama Maret 2026, ditutup di level 7.048,22 pada 31 Maret 2026.

Baca Juga: Rupiah Rebound ke Rp 17.083 Per Dolar AS di Pagi Ini (10/4), Asia Bervariasi

"Pada Maret 2026, IHSG sendiri turun signifikan akibat dampak perang. Meski unitlink saham terkoreksi dalam, tetapi masih lebih baik dari kinerja IHSG. Artinya. investasi pada unitlink saham risikonya lebih terjaga," kata Wawan kepada Kontan, Jumat (10/4).

Jika ditelaah lebih lanjut dari data Infovesta, kinerja unitlink berbasis campuran juga melemah, dengan rata-rata return terkontraksi 4,43% per Maret 2026.

Sementara itu, unitlink pendapatan tetap rata-rata return-nya terkontraksi sebesar 1,55% per Maret 2026. Hanya unitlink berbasis pendapatan tetap yang berhasil mencatatkan kinerja positif, dengan rata-rata return sebesar 0,74% per Maret 2026. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×