kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.167   14,00   0,08%
  • IDX 5.112   15,20   0,30%
  • KOMPAS100 659   2,26   0,34%
  • LQ45 520   1,82   0,35%
  • ISSI 171   0,35   0,20%
  • IDX30 292   0,61   0,21%
  • IDXHIDIV20 393   1,10   0,28%
  • IDX80 76   0,23   0,30%
  • IDXV30 109   0,01   0,01%
  • IDXQ30 98   0,40   0,41%

Ini sentimen yang bakal mempengaruhi pergerakan IHSG di pekan depan


Minggu, 05 April 2020 / 09:48 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi IHSG melemah


Reporter: | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,02% ke level 4.623,429 pada penutupan perdagangan Jumat (3/4). Dalam sepekan pun, IHSG meningkat menanjak 1,71%.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan, penguatan IHSG di pekan lalu diiringi dengan foreign net sell sehingga masih rawan profit taking atau aksi ambil untung. Investor asing memang mencatatkan beli bersih sebesar Rp 842,86 miliar di seluruh pasar selama pekan kemarin.

Lebih lanjut ia bilang, ada beberapa sentimen yang bakal mempengaruhi pergerakan IHSG pada minggu depan. Misalnya saja, pasar akan menunggu rilis cadangan devisa Indonesia bulan Maret yang dirilis 7 April, selanjutnya perkembangan persebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia dan dunia. 

Baca Juga: IHSG pekan depan diprediksi terseret kasus virus corona dan pelemahan rupiah

“Serta apabila terdapat stimulus-stimulus baru yang dikeluarkan pemerintah di seluruh dunia juga bisa menjadi katalis bagi IHSG,” ujarnya pada Kontan.co.id, Jumat (3/4).

Sementara itu, Analis Samuel Sekuritas Indonesia Dessy Lapagu memperkirakan, IHSG bakal kembali terkoreksi pada pekan depan. Dengan pertimbangan, penguatan jangka pendek pada minggu ini mayoritas ditopang oleh industri dasar dan consumer goods yang bakal melandai pada pekan depan.

“Selain dari sisi leading sectors yang melemah, indikator perekonomian yang akan dirilis pada pekan depan secara konsensus juga diperkirakan akan melemah,” kata dia, Sabtu (4/4).

Selain rilis data cadangan devisa, pada Senin (6/4) bakal ada data tingkat kepercayaan konsumen. Hasil survei kepercayaan konsumen Maret 2020 tersebut diperkirakan turun ke angka 100, padahal hasil survei kepercayaan konsumen bulan Februari  ketimbang data pada Februari 2020 ada di level 117. 

Kemudian, pada Rabu (8/4) ada data penjualan eceran Februari 2020. Dessy bilang, estimasi penjualan eceran tersebut turun 2% dibandingkan Januari 2020 yang hanya kontraksi 0,3%.

Baca Juga: Virus corona dan harga minyak masih jadi sentimen utama bursa global di pekan depan

Dia pun menebak, IHSG di awal pekan ini akan melemah dengan sektor pemberat dari perbankan. Hitungan Dessy, IHSG akan bergerak di kisaran 4.250 hingga 4.500 pada pekan depan.

Sementara Hendriko Gani meramal, di pekan depan, IHSG menguji support barunya di level 4.600 dengan resisten terdekat selanjutnya di 5.000-5.100.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×