kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.860   35,00   0,20%
  • IDX 6.479   77,43   1,21%
  • KOMPAS100 837   7,78   0,94%
  • LQ45 636   3,95   0,62%
  • ISSI 228   5,25   2,36%
  • IDX30 356   1,95   0,55%
  • IDXHIDIV20 432   2,00   0,47%
  • IDX80 96   0,80   0,84%
  • IDXV30 119   0,81   0,69%
  • IDXQ30 113   0,66   0,59%

Ini sejumlah penghuji indeks LQ45 dengan PER terendah, mana yang paling menarik?


Minggu, 29 September 2019 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ada banyak cara yang dapat dijadikan pedoman bagi investor untuk memilih saham yang tepat, salah satunya adalah dengan memperhatikan Price to Earning (PER). PER adalah angka perbandingan (rasio) yang menunjukkan tingkat keuntungan tahunan emiten saham terhadap harga sahamnya sekarang.

Ini berarti, semakin rendah PER maka akan semakin tinggi laba per sahamnya. Diantara banyaknya indeks, LQ45 merupakan salah indeks yang sering dijadikan acuan dalam berinvestasi. Sebab, penghuni indeks ini merupakan saham yang paling likuid.

Baca Juga: Analis: Ancaman demo susulan bisa bikin indeks keok pada transaksi Senin (30/9)

Meski demikian, terdapat beberapa saham penghuni LQ45 yang masih memiliki PER yang rendah, diantaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Kemudian ada juga PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT PP Tbk (PTPP).

PTPP misalnya, memiliki PER sebesar 14,91. Ada juga ADRO yang memiliki PER sebesar 5,02. Namun, PER tidak melulu menjadi patokan investor dalam membeli saham untuk menuai cuan.

Baca Juga: Cuma 4 saham naik, ini 10 saham LQ45 dengan PER terendah (26/9)




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×