kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini saham-saham yang masih menarik di tengah tertekannya IDX Value 30


Senin, 07 September 2020 / 09:30 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak awal tahun Indeks IDX Value 30 (IDXV30) tercatat menurun paling dalam di antara indeks saham lainnya. Mengutip data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) IDXV30 sudah tertekan hingga 23,09%.

Asal tahu saja, IDXV30 adalah indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki valuasi harga yang rendah dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.

Berdasar catatan Kontan.co.id, konstituen dalam IDXV30 yang mengalami tekanan paling dalam seperti PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang menurun hingga 48,16% year to date (ytd) menjadi Rp 845.

Baca Juga: Tertekan 23,09%, IDX Value 30 masih menarik jadi acuan

Setelahnya disusul PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yang terkikis 46,05% ytd menjadi Rp 164. Ada juga PT Link Net Tbk (LINK) yang terkikis 43,94%ytd menjadi Rp 2.220,

Sementara itu, di tengah mayoritas konstituen indeks yang menurun, ada beberapa saham yang tercatat masih menguat sejak awal tahun. Penguatan paling tinggi dicatatkan oleh PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) yang menguat 92,59% ytd menjadi Rp 312.

Setelahnya disusul  PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menguat 11,69% ytd menjadi Rp 8.600. Untuk PT United Tractors Tbk (UNTR) tercatat juga menguat 7,32% ytd menjadi Rp 23.100.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony mengamati, saham-saham bervaluasi murah memang diminati, akan tetapi saham tersebut biasanya bergerak dengan siklus.

" Di mana ketika sedang dalam fase turun, maka kecenderungan saham itu turun akan lebih besar dibandingkan naiknya," kata Chris ketika dihubungi Kontan.co.id, Minggu (6/9). Lebih lanjut ia menjelaskan, saham-saham dalam indeks ini masih menarik jika dijadikan acuan dalam jangka panjang




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×