Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) menyiapkan sejumlah strategi untuk menyambut periode Ramadan dan Lebaran 2025.
Periode hari raya ini biasanya meningkatkan lalu lintas harian (LHR) karena meningkatnya mobilitas masyarakat dan barang.
Head of Corporate Communication & CSR META Indah D.P Pertiwi mengatakan, untuk kesiapan di momen Ramadan dan Lebaran 2025, perseroan akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan.
Pada periode arus mudik dan arus balik lebaran, tak semua aset jalan tol META serta merta mengalami peningkatan.
Untuk jalan tol urban seperti Jalan Tol BSD dan Jalan Tol Jakarta Lingkar Barat Satu (JLB), tren lalu lintasnya bisa fluktuatif di hari-hari tertentu.
Baca Juga: Nusantara Infrastructure (META) Bakal Fokus Garap Proyek JORR Elevated pada 2025
Volume kendaraan juga akan cenderung mengalami penurunan daripada kondisi normal, karena mobilitas indeks di kota-kota besar akan cenderung menurun selama periode Ramadan-Lebaran.
“Namun, untuk tol luar kota, seperti Jalan Layang MBZ dan Jalan Tol Transjawa cenderung mengalami peningkatan LHR dibandingkan kondisi normal,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (26/2).
Terkait proses penghapusan pencatatan saham alias delisting di Bursa Efek Indonesia (BEI), META saat ini masih menjalani proses perpanjangan penawaran tender sukarela (PTS) sampai 5 Maret 2025.
“Total transaksi belum sepenuhnya dapat diinformasikan sampai dengan transksi selesai dilakukan,” paparnya.
Baca Juga: Nusantara Infrastructure (META) Anggarkan Capex Rp 150 Miliar untuk Tahun 2025
Berdasarkan catatan KONTAN, pembayaran kepada partisipan yang menawarkan sahamnya dalam masa perpanjangan penawaran tender sukarela itu kemudian akan dilakukan pada tanggal 17 Maret 2025.
Penawaran tender sukarela yang dilaksanakan oleh PT Metro Pacific Tollways Indonesia Services (MPTIS) sebagai pengendali META itu dilakukan di harga Rp 250 per saham.
Nilai tersebut lebih tinggi 34% dari harga rata-rata harga tertinggi perdagangan harian META di BEI dalam jangka waktu 90 hari terakhir sebelum pengumuman RUPS untuk rencana go private, yakni Rp 187 per saham.
Di tahun 2025, META juga menganggarkan dana belanja modal alias capital expenditure (capex) senilai Rp 150 miliar. Alokasi dana ini digunakan untuk proyek JORR Elevated yang memiliki nilai investasi Rp 21 triliun.
Lalu, sebagian lain dari anggaran capex akan dialokasikan untuk fixed asset keperluan operasional serta potensi pengembangan infrastruktur lainnya.
Baca Juga: Nusantara Infrastructure (META) Targetkan Pertumbuhan Pendapatan Minimal Double Digit
Selanjutnya: Kapan Puasa Dimulai? Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1446 H Digelar di 125 Titik
Menarik Dibaca: Shopee Big Ramadan Sale Dorong Penjualan Produk UMKM
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News