kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ini ekspansi Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) di tengah penyebaran corona


Kamis, 26 Maret 2020 / 19:59 WIB
Ini ekspansi Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) di tengah penyebaran corona
ILUSTRASI. Aktivitas ekspor kendaraan melalui PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) di Jakarta Utara (5/2). Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat realisasi ekspor mobil buatan Indonesia selama 2019 mengalami kenaikan 25% dibandingka

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk atau IPC Car Terminal (IPCC) mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar untuk tahun ini.

Investor Relations IPCC Reza Priyambada mengatakan, rencana ekspansi masih berjalan sesuai dengan rencana meski ada penyebaran virus corona Covid-19. IPCC akan menggunakan belanja modal untuk melakukan perbaikan lahan, baik di lapangan internasional maupun domestik.

Baca Juga: Ada corona, Indonesia Kendaraan (IPCC) tetap optimistis mencapai target tahun ini

“Selain itu, belanja modal juga akan digunakan untuk instalasi penerangan, instalasi access point, dan sinkronisasi sistem agar semua kegiatan operasional dan keuangan saling terintegrasi by system, pengerasan lahan eks-DKP dan ex-PP, dan lainnya,” ujar Reza kepada Kontan, Kamis (26/3).

Tak hanya itu, Reza juga menyampaikan apabila anggaran tersebut bisa saja dikucurkan untuk keperluan ekspansi di Pelabuhan Patimban yang hingga kini masih dibahas di tingkat pemerintah. “Jadi, untuk ekspansi still on progress,” imbuh Reza.

Baca Juga: Ini cara memperoleh bebas biaya impor barang penanggulangan virus corona (Covid-19)

Meski demikian, IPCC mengkhawatirkan kinerja perusahaan ini bisa terdampak apabila semua negara tujuan ekspor impor juga membatasi ekspor impor kendaraan, selain membatasi peredaran orang.

“(Apabila hal itu terjadi) Tentu yang di lapangan internasional akan terkena dampaknya. Diharapkan badai ini segera berlalu sehingga aktivitas keseluruhan dapat berjalan dengan normal kembali,” pungkas Reza.

 




TERBARU

Close [X]
×