kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Ini alasan Indosat (ISAT) memilih Edge Point sebagai pembeli menara


Selasa, 30 Maret 2021 / 21:16 WIB
Penandatanganan perjanjian jual dan sewa kembali antara PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) dengan PT EPID Menara AssetCo (Edge Point Indonesia) yang berlangsung secara virtual di Jakarta (30/3/2021).


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) akhirnya menemukan pihak yang mau membeli lebih dari 4.200 menara telekomunikasi miliknya. Edge Point Indonesia menjadi pihak pembeli tersebut.

ISAT sebelumnya melakukan tender dalam divestasi menara. Ada sejumlah peserta hingga pada akhirnya mengerucut pada Edge Point sebagai pihak pembeli.

Edge Point menyanggupi skema jual dan sewa kembali (sale and leaseback) tersebut. Setelah dijual, ISAT bakal kembali menyewa menara-menara itu untuk 10 tahun ke depan.

"Dengan perjanjian sewa kembali ditambah dengan sejumlah persyaratan yang menarik, hal ini akan memenuhi kebutuhan menara kami yang sedang berjalan. Sementara, dana yang kami peroleh akan memberikan amunisi lebih lanjut untuk menggerakkan momentum pertumbuhan kami di tahun ini," terang President Director & CEO ISAT, Ahmad Al-Neama, Selasa (30/3).

Baca Juga: Sah! Indosat (ISAT) jual 4.200 menara kepada Edge Point

Seperti diketahui, ISAT dan Edge Point Indonesia telah menandatangani perjanjian sales and leaseback untuk lebih dari 4.200 menara. Nilai transaksinya mencapai US$ 750 juta atau setara sekitar Rp 10,87 triliun.

Edge Point Indonesia atawa PT EPID Menara AssetCo merupakan entitas dari Edgepoint Infrasatructure. Perusahaan ini merupakan hasil kolaborasi Digital Colony bersama Suresh Sidhu, mantan CEO Edotco Group Sdn.

Penyelesaian transaksi antara kedua pihak ditargetkan rampung pada kuartal kedua tahun ini. "Transaksi yang dilakukan akan menjadi sebagai salah satu transaksi terbesar di Asia," imbuh Ahmad.

Selanjutnya: Aksi jual beli menara telekomunikasi makin marak, simak prospek saham telekomunikasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×