kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Indosat Ooredoo (ISAT) bisa memperoleh Rp 8 triliun dari divestasi menara


Minggu, 21 Februari 2021 / 15:45 WIB


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Noverius Laoli

Michael menambahkan, divestasi menara cukup penting. Terlebih, ISAT perlu mengejar ketertinggalan dengan operator lain. Ini mengapa manajemen ISAT berani mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) hingga Rp 10 triliun setiap tahun sejak 2019 hingga 2022.

Vikram bilang, tahun ini ISAT tidak memiliki rencana untuk mencari pendanaan eksternal. "Kami memiliki strategi yang jelas, dari cash dan operasional," imbuhnya.

Pos tersebut juga akan digunakan untuk melunasi utang jatuh tempo. ISAT memiliki sejumlah obligasi jatuh tempo sepanjang tahun ini. Yang terdekat, obligasi Rp 630 miliar yang jatuh tempo Mei mendatang.

Selanjutnya: Kerjasama OTT dengan operator akan membentuk ekosistem ekonomi digital

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×