kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Indofarma masuk ke bisnis infus


Selasa, 19 Desember 2017 / 20:56 WIB
Indofarma masuk ke bisnis infus


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indofarma Tbk (INAF) bakal masuk dalam bisnis produksi cairan infus. Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian pembentukan joint venture (JV) bersama dua perusahaan lainnya.

Keduanya adalah, Sungwun Pharmacopia Co.Ltd dan PT Baruna Energi Lestari. Sungwun merupakan perusahaan farmasi asal Korea Selatan. Sedangkan Baruna merupakan perusahaan lokal yang bergerak di sektor energi.

"Baruna akan menjadi pemegang mayoritas JV tersebut," ujar Rusdi Rosman, Direktur Utama INAF, Selasa (19/12).

Baruna menjadi pemegang saham mayoritas lantaran memiliki modal lahan. Porsi saham dalam JV itu sekitar 60%. Sementara, INAF memiliki porsi 20% hingga 30%. INAF memiliki modal jaringan pemasaran.

Sementara, sisa porsi sahamnya akan dipegang oleh Sungwun yang memiliki teknologi. Sejatinya, banyak produsen infus selain Sungwun. "Tapi, Sungwun yang paling efisien," imbuh Rusdi.

Setelah JV terbentuk, pabrik akan didirikan di Makassar. Pengerjaannya akan dimulai April tahun depan. Diharapkan, April 2019 pabrik JV itu bisa beroperasi penuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×