kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Indofarma masuk ke bisnis infus


Selasa, 19 Desember 2017 / 20:56 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indofarma Tbk (INAF) bakal masuk dalam bisnis produksi cairan infus. Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian pembentukan joint venture (JV) bersama dua perusahaan lainnya.

Keduanya adalah, Sungwun Pharmacopia Co.Ltd dan PT Baruna Energi Lestari. Sungwun merupakan perusahaan farmasi asal Korea Selatan. Sedangkan Baruna merupakan perusahaan lokal yang bergerak di sektor energi.

"Baruna akan menjadi pemegang mayoritas JV tersebut," ujar Rusdi Rosman, Direktur Utama INAF, Selasa (19/12).

Baruna menjadi pemegang saham mayoritas lantaran memiliki modal lahan. Porsi saham dalam JV itu sekitar 60%. Sementara, INAF memiliki porsi 20% hingga 30%. INAF memiliki modal jaringan pemasaran.

Sementara, sisa porsi sahamnya akan dipegang oleh Sungwun yang memiliki teknologi. Sejatinya, banyak produsen infus selain Sungwun. "Tapi, Sungwun yang paling efisien," imbuh Rusdi.

Setelah JV terbentuk, pabrik akan didirikan di Makassar. Pengerjaannya akan dimulai April tahun depan. Diharapkan, April 2019 pabrik JV itu bisa beroperasi penuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×