kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Indofarma masih konservatif tahun depan


Selasa, 19 Desember 2017 / 21:26 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indofarma Tbk (INAF) masih konservatif dalam bisnis tahun depan. Emiten farmasi pelat merah itu menargetkan pendapatan Rp 2,1 triliun. Target ini tidak berbeda jauh dengan target tahun ini, sekitar Rp 2 triliun.

"Masih konservatif, melalui penjualan dari sejumlah produk yangg sudah diluncurkan," ujar Direktur Utama INAF, Rusdi Rosman, Selasa (19/12).

Setidaknya INAF sudah meluncurkan 30 produk non-generik yang memiliki margin lebih tebal. INAF juga sejatinya sudah mengoperasikan pabrik alat kesehatan beberapa waktu lalu.

Alat kesehatan juga memiliki margin yang tebal. Sehingga, laba INAF tahun depan diharapkan bisa lebih positif. Target laba bersihnya Rp 20 miliar. Per Juni 2017, INAF masih mencatat rugi bersih Rp 53,54 miliar.

Mulai 2019, kinerja INAF baru akan lebih moncer. Sebab, banyak ekspansi berupa pembentukan joint venture yang tengah INAF lakukan. JV tersebut akan menjual produk-produk non-generik, sehingga memiliki margin yang tebal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×