kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Indofarma masih konservatif tahun depan


Selasa, 19 Desember 2017 / 21:26 WIB
Indofarma masih konservatif tahun depan


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indofarma Tbk (INAF) masih konservatif dalam bisnis tahun depan. Emiten farmasi pelat merah itu menargetkan pendapatan Rp 2,1 triliun. Target ini tidak berbeda jauh dengan target tahun ini, sekitar Rp 2 triliun.

"Masih konservatif, melalui penjualan dari sejumlah produk yangg sudah diluncurkan," ujar Direktur Utama INAF, Rusdi Rosman, Selasa (19/12).

Setidaknya INAF sudah meluncurkan 30 produk non-generik yang memiliki margin lebih tebal. INAF juga sejatinya sudah mengoperasikan pabrik alat kesehatan beberapa waktu lalu.

Alat kesehatan juga memiliki margin yang tebal. Sehingga, laba INAF tahun depan diharapkan bisa lebih positif. Target laba bersihnya Rp 20 miliar. Per Juni 2017, INAF masih mencatat rugi bersih Rp 53,54 miliar.

Mulai 2019, kinerja INAF baru akan lebih moncer. Sebab, banyak ekspansi berupa pembentukan joint venture yang tengah INAF lakukan. JV tersebut akan menjual produk-produk non-generik, sehingga memiliki margin yang tebal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×