kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.876   30,00   0,18%
  • IDX 8.948   11,48   0,13%
  • KOMPAS100 1.234   5,25   0,43%
  • LQ45 871   3,41   0,39%
  • ISSI 326   1,77   0,55%
  • IDX30 442   2,75   0,62%
  • IDXHIDIV20 522   4,50   0,87%
  • IDX80 137   0,62   0,45%
  • IDXV30 145   1,22   0,85%
  • IDXQ30 142   1,23   0,88%

Indofarma masih konservatif tahun depan


Selasa, 19 Desember 2017 / 21:26 WIB
Indofarma masih konservatif tahun depan


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indofarma Tbk (INAF) masih konservatif dalam bisnis tahun depan. Emiten farmasi pelat merah itu menargetkan pendapatan Rp 2,1 triliun. Target ini tidak berbeda jauh dengan target tahun ini, sekitar Rp 2 triliun.

"Masih konservatif, melalui penjualan dari sejumlah produk yangg sudah diluncurkan," ujar Direktur Utama INAF, Rusdi Rosman, Selasa (19/12).

Setidaknya INAF sudah meluncurkan 30 produk non-generik yang memiliki margin lebih tebal. INAF juga sejatinya sudah mengoperasikan pabrik alat kesehatan beberapa waktu lalu.

Alat kesehatan juga memiliki margin yang tebal. Sehingga, laba INAF tahun depan diharapkan bisa lebih positif. Target laba bersihnya Rp 20 miliar. Per Juni 2017, INAF masih mencatat rugi bersih Rp 53,54 miliar.

Mulai 2019, kinerja INAF baru akan lebih moncer. Sebab, banyak ekspansi berupa pembentukan joint venture yang tengah INAF lakukan. JV tersebut akan menjual produk-produk non-generik, sehingga memiliki margin yang tebal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×