kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Indeks tegar bertahan di penutupan sore dengan kenaikan 0,96%


Selasa, 28 Desember 2010 / 16:16 WIB


Reporter: Dian Pitaloka Saraswati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik pada sore ini. IHSG mencatat kenaikan 0,96% ke level 3659,993. Semua sektor kompak menguat kecuali aneka industri yang terombang-ambing dengan koreksi tipis 0,04%.

Sektor yang paling besar penguatannya adalah sektor consumer good dan industri dasar, dengan kenaikan masing-masing sebesar 1,69% dan 1,62%.

Selain itu, penguatan IHSG didukung oleh lonjakan 140 saham. Sementara, 60 saham lainnya melemah dan 85 saham tidak bergerak. Kenaikan IHSG sepertinya terbatas karena volume perdagangan mulai menipis, sekitar 3,48 milliar saham dengan nilai hanya Rp 3,221 triliun.

Pemimpin top gainers adalah Mahaka Media (ABBA) yang naik 24,44% ke Rp 280. Di urutan kedua, Pudjiadi& Sons (PNSE) yang menguat 20,69% ke Rp 1.050. Anggota MSCI indeks yang berhasil naik signifikan adalah Indofood (INDF) dengan penguatan sebesar 3,75% ke Rp 4.825. Saham pertambangan yang berhasil menguat adalah Aneka Tambang, dengan kenaikan sebesar 3,13% ke Rp2.475.

Top losers dihuni oleh Itamaraya (ITMA) yang mendapat tekanan jual hingga merontokkan sahamnya sebesar 15,07% ke Rp 62. Garda Tujuh Buana juga terkoreksi dalam sebesar 15,07% ke Rp 62. Kejutan bagi penggemar saham bluechip terutama saham batubara di mana Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 1,45% ke Rp 51.100 dan Adaro Energy (ADRO) terkoreksi 0,99% ke Rp 2.500.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×