kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Indeks Melemah Lagi di Awal pekan


Senin, 04 Agustus 2008 / 18:27 WIB


Reporter: Diade Riva Nugrahani | Editor: Test Test

Pada penutupan perdagangan  saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (4/8),  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada angka  2.227,68. Ini berarti, indeks terkoreksi 21,07 poin alias 0,94% dibanding  penutupan pada  Jumat akhir pekan lalu . 

Maraknya aksi jual saham hari ini masih dipicu oleh harga komoditas dunia yang  masih terus  melemah, dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera naik. Kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS) yang  juga masih  layu, membuat sentimen negatif terus menggelayuti bursa. Dari dalam negeri, sentimen datang dari eskpektasi pasar akan kembali naiknya suku bunga acuan alias BI rate.  Tingginya inflasi bulan Juli lalu, membuat para pelaku pasar yakin, Bank Indonesia (BI) yang akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada besok hari (Rabu 5/8) akan kembali  menaikkan BI rate, paling tidak sebesar 0,25% atau 25 basis poin, untuk meredam lonjakan inflasi.  

Isu kenaikan BI rate dan tren pelemahan harga komoditas itu, menurut para analis masih akan terus membayangi transaksi perdagangan saham pada besok hari. Di tengah tekanan hawa negatif dan minimnya kabar baik itu, pada investor kemungkinan besar akan terus terdorong menjual saham untuk merealisasikan keuntungan."Posisi saham-saham unggulan yang menjadi penopang indeks rawan terkoreksi karena investor melakukan aksi profit taking," tandas Analis Trimegah Securities, T. Heldy Arifin, "Jadi indeks besok hari cenderung tertekan."  

Adapun Wakil Kepala Riset dan Analis Valbury Asia Futures Nico Omer Jockenhere menilai, pergerakan IHSG besok akan sangat tergantung pergerakan indeks Dow Jones malam ini. Jika Dow JOnes berhasil menguat, sentimen positif akan ikut menganngkat IHSG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×