Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
TOKYO. Indeks futures Standard & Poor's 500 mencatatkan penurunan pagi ini. Pada pukul 07,25 waktu Tokyo, indeks futures S&P 500 yang berakhir masa berlakunya Juni mendatang, turun 1% menjadi 1.348,90. Sepanjang pekan lalu, indeks acuan untuk saham Amerika ini melorot 2,4%.
Penurunan indeks futures dipicu oleh kekalahan Nicolas Sarkozy dalam pemilihan umum presiden Prancis oleh Francois Hollande. Selain itu, kondisi politik di Yunani juga memicu kecemasan mengenai krisis utang Eropa.
"Investor memilih untuk menahan diri. Masih banyak sekali hal yang dicemaskan di Eropa. Hal ini yang menyebabkan pasar negatif," jelas Matt McCormick, analis Bahl & Gaynor Inc di Cincinnati.
Sekadar tambahan informasi, berdasarkan hasil perhitungan polling sementara, Sarkozy kalah dari pesaingnya dari Partai Sosialis Francois Hollande, dengan perbandingan 48%:52%. Sarkozy menjadi preisden Prancis kedua yang gagal memenangkan pemilu untuk kedua kalinya sejak Perang Dunia II. Presiden yang pertama gagal dalam memenangkan pemilu untuk kedua kalinya adalah Presiden Valery Giscard d'Estaing yang menyerahkan jabatannya pada 1981 silam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













