kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.973   60,00   0,33%
  • IDX 5.730   87,08   1,54%
  • KOMPAS100 742   14,13   1,94%
  • LQ45 561   7,80   1,41%
  • ISSI 199   2,71   1,38%
  • IDX30 318   3,44   1,09%
  • IDXHIDIV20 390   1,15   0,30%
  • IDX80 84   1,28   1,55%
  • IDXV30 107   -0,08   -0,08%
  • IDXQ30 102   0,61   0,60%

Indeks Dolar Tertekan karena Dampak Spekulasi Ketua Fed Baru


Selasa, 27 Januari 2026 / 11:31 WIB
Indeks Dolar Tertekan karena Dampak Spekulasi Ketua Fed Baru
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks dolar bertahan di sekitar level 97 pada hari Selasa (27/1)  setelah jatuh selama tiga sesi berturut-turut. 

Indeks dolar berada di dekat level terlemahnya dalam lebih dari empat bulan menjelang dimulainya pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve (The Fed). 

Seperti dikutip Trading Economics, Selasa (27/1), bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, meskipun kekhawatiran tentang independensinya dari tekanan politik tetap menjadi fokus. 

Spekulasi semakin meningkat bahwa ketua Fed baru dapat diumumkan minggu ini, dengan Presiden AS Donald Trump kemungkinan akan menominasikan kandidat yang lebih lunak pada ekonomi. 

Dolar juga berada di bawah tekanan dari kekhawatiran akan penutupan pemerintah lainnya setelah para pemimpin Demokrat mengancam akan memblokir paket pendanaan US$ 1,2 triliun jika mencakup alokasi tambahan untuk Keamanan Dalam Negeri. 

Selain itu, ketegangan geopolitik dan frasa "Jual Amerika" untuk menggambarkan periode ketika investor secara kolektif menjauhi aset yang terkait dengan AS juga jadi sentimen tambahan. 

Sementara spekulasi tentang potensi intervensi mata uang bersama oleh pejabat AS dan Jepang meningkatkan nilai tukar yen, sehingga dolar tetap berada di bawah tekanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×