kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Incar dana kelolaan Rp 250 miliar, KISI Asset Management luncurkan 3 produk sekaligus


Kamis, 12 Desember 2019 / 18:55 WIB
Incar dana kelolaan Rp 250 miliar, KISI Asset Management luncurkan 3 produk sekaligus
ILUSTRASI. KISI Asset Management meluncurkan reksadana perdana berjenis exchange traded fund (ETF) yang menggunakan IDX Value 30 sebagai indeks acuan. KISI Asset Management Gunakan IDX Value 30 pada produk reksadana ETF perdananya. KONTAN/Danielisa Putriadita

Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jelang penghujung tahun, PT KISI Asset Management (KISI-AM) meluncurkan tiga produk reksa dana sekaligus Kamis (12/12). Produk tersebut meliputi reksa dana saham, pendapatan tetap dan pasar uang.

Direktur Utama KISI AM Mustofa mengatakan, kondisi makroekonomi Indonesia yang relatif stabil merupakan momen yang tepat untuk meluncurkan tiga reksa dana sekaligus. Didukung juga inflasi yang relatif rendah atau masih di bawah 3%, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga cenderung stabil.

Baca Juga: Fundamental Kuat, Asing Masih Betah Pegang Surat Utang Negara (SUN)

Di samping itu, Mustofa menilai defisit neraca berjalan semakin membaik di kuartal-III, di mana neraca perdagangan masih surplus US$ 161,3 juta. Kondisi tersebut sekaligus cerminan stabilitas ekonomi Tanah Air yang masih positif di tengah perlambatan ekonomi global akibat perang dagang antara Amerika dan China.

Sebagai informasi, KISI Equity Fund fokus pada 25- 35 saham berkinerja baik di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mustofa menjelaskan, dana nasabah diinvestasikan pada perusahaan yang memiliki fundamental bisnis yang kuat dengan valuasi yang wajar, mengingat tujuan KISI Equity Fund yakni menghasilkan imbal hasil yang maksimal dalam jangka panjang. Management fee yang relatif rendah, digadang-gadang sebagai kelebihan KISI Equity Fund yang akan menjadi daya tarik bagi para investor.

Sementara itu, untuk reksa dana pendapatan tetap KISI Fixed Income Fund berasal dari pasar obligasi Indonesia, apalagi obligasi pemerintah saat ini sedang dalam trend bullish. Salah satu tolak ukur kinerja obligasi Indonesia, BINDO index secara year to date mencatatkan return sebesar 13,71%.

Baca Juga: Sempat mencapai rekor, kepemilikan asing di SBN turun, apa kata analis?

"Dengan berinvestasi pada obligasi pemerintah dan obligasi korporasi, diharapkan KISI Fixed Income Fund dapat menghasilkan imbal hasil yang optimal bagi para investor," ujarnya.

Sedangkan untuk KISI Money Market Fund ditujukan untuk menghasilkan imbal hasil di atas deposito perbankan, dan keunggulan lainnya dibanding deposito adalah dapat dicairkan kapanpun sehingga dapat mengoptimalkan kebutuhan likuiditas maupun imbal hasil para investor.

KISI AM akan mengalokasikan 80% - 90% dana investor reksa dana pasar uang KISI Money Market fund pada obligasi jangka waktu kurang dari 1 tahun atau yang jatuh temponya tidak lebih dari 1 tahun untuk meningkatkan imbal hasil, sementara sisanya di deposito.

Baca Juga: Tren kenaikan minat reksadana ETF masih akan berlanjut

Targetnya, ketiga reksa dana tersebut mampu menghimpun dana kelolaan masing-masing Rp 250 miliar hingga akhir tahun. Sedangkan di tahun depan, targetnya dana kelolaan bisa mencapai Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun dari reksa dana yang diterbitkan. Sebelumnya, KISI AM juga telah meluncurkan produk reksa dana pertamanya, yakni KISI IDX Value30 ETF.




TERBARU

Close [X]
×