CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

INAF perbesar porsi ekspor jadi 25%


Rabu, 28 Desember 2011 / 16:39 WIB
ILUSTRASI. Booth pengembang perumahan dan properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) saat pameran properti REI Expo di Jakarta Convention Center, Senin (4/5/2015). KONTAN/Daniel Prabowo


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas

JAKARTA. PT Indofarma Tbk (INAF) berambisi memperbaiki kinerja keuangan. Beberapa strategi ditempuh oleh perusahaan. Salah satunya adalah, tahun depan, hasil penjualan ekspor diharapkan melonjak hingga 50%.

Direktur Produksi INAF, Kosasih, Rabu (28/12) menuturkan porsi penjualan ekspor INAF saat ini hanya 15%. Dengan kenaikan target tersebut, maka porsi ekspor akan diperbesar antara 20%-25% dari total penjualan.

Beberapa kawasan yang dibidik adalah Asia, Afrika dan Timur Tengah. Emiten dengan kode saham INAF ini bakal memperbesar kapasitas produksi hingga 50%. Hingga Desember 2011, produksi tablet INAF mencapai 2,3 miliar tablet. Artinya, 2012 produk tablet ini bertambah minimal menjadi 3,5 miliar.

“Kinerja tahun ini memang tidak membanggakan,” terang Kosasih. Tapi, dengan adanya strategi penjualan dan distribusi tersebut, INAF berharap bisa mengantongi pendapatan hingga Rp 1,4 triliun atau naik 17% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×