kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Imbal hasil SUN turun karena investor khawatir soal data tenaga kerja AS


Jumat, 02 November 2018 / 10:21 WIB

 Imbal hasil SUN turun karena investor khawatir soal data tenaga kerja AS
ILUSTRASI. Pasar Modal

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) berpotensi mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (2/11). Hal ini didorong oleh penguatan rupiah dan penurunan imbal hasil US Treasury.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail menyampaikan, imbal hasil US Treasury jangka menengah (10 tahun) dan jangka panjang (30 tahun) pada Kamis malam masing-masing bergerak turun sebesar 3 bps ke level 3,13% dan 3,37%.


Turunnya imbal hasil US Treasury disebabkan oleh ekspektasi investor bahwa data tenaga kerja AS yang dirilis akan cukup kuat, sehingga mendorong kekhawatiran akan terjadinya koreksi pasar saham di AS. “Investor cenderung wait and see terhadap rilis data tersebut,” ujar Mikail, dalam riset hari ini.

Pergerakan harga minyak mentah dan gas alam dunia turut mendorong penurunan imbal hasil US Treasury. Harga minyak West Texas Intermediate turun 2,4% ke level US$ 63,69 per barel sedangkan harga gas alam turun 0,4% ke level US$ 3,24 per MMBtu.

Penurunan harga minyak dunia disebabkan potensi naiknya produksi minyak OPEC di bulan September di tengah kemungkinan terjadinya kesepakatan antara AS, India, dan Korea Selatan. Dalam hal ini, AS mengizinkan India dan Korea Selatan tetap mengimpor minyak dari Iran.

Dengan demikian, imbal hasil SUN berpotensi turun pada perdagangan hari ini. Mikail memprediksi, imbal hasil SUN seri acuan 10 tahun akan bergerak di kisaran 8,60%--8,70% pada hari ini.

Di saat yang sama, seri obligasi negara yang ia rekomendasikan hari ini antara lain FR0077, FR0078, FR0075, dan FR0074.


Reporter: Dimas Andi
Editor: Azis Husaini

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×