kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Imbal hasil SUN berpeluang turun, ini sebabnya


Jumat, 27 Juli 2018 / 09:40 WIB
Imbal hasil SUN berpeluang turun, ini sebabnya
ILUSTRASI. Pemerintah raup 12 triliun dari Lelang SUN


Reporter: Dimas Andi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan bergerak naik pada perdagangan Jumat (27/7). Hal ini terjadi seiring potensi melemahnya rupiah terhadap dollar AS dan stabilnya imbal hasil US Treasury.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail menyampaikan, imbal hasil US Treasury jangka menengah (10 tahun) dan jangka panjang (30 tahun) pada Kamis malam masing-masing bergerak stabil di level 2,97% dan 3,09%.

“Stabilnya imbal hasil US Treasury didorong oleh penguatan dollar AS terhadap beberapa mata uang dunia akibat keputusan ECB yang mempertahankan tingkat suku bunganya,” ungkapnya dalam riset hari ini.

Di sisi lain, pergerakan harga minyak dan gas alam dunia menahan kenaikan imbal hasil US Treasury. Harga minyak West Texas Intermediate dan gas alam pada Kamis malam masing-masing bergerak turun. Harga minyak turun 0,04% (US$ 69,58 per barel) dan harga gas turun 0,18% (US$ 2,77 per MMBtu).

Penurunan tersebut kemungkinan disebabkan aksi profit taking investor setelah harga minyak naik cukup tajam beberapa waktu lalu. Hal ini terjadi setelah Uni Eropa sepakat untuk membeli lebih banyak gas alam dari AS di pertemuan terakhir dengan Trump.

Stabilnya imbal hasil US Treasury ditambah potensi pelemahan rupiah kemungkinan membuat imbal hasil SUN bergerak naik hari ini. Mikail memprediksi, imbal hasil SUN 10 tahun akan bergerak di kisaran 7,50%-7,70%.

Adapun seri obligasi negara yang ia rekomendasikan pada hari ini antara lain FR0063, FR0061, FR0075, dan FR0072.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×