kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Imbal hasil obligasi dunia kian menggemuk


Selasa, 08 November 2016 / 11:49 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Imbal hasil surat utang global pada perdagangan Senin (7/11) cenderung menanjak.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menuturkan, pada perdagangan kemarin, imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun ditutup naik ke level 1,82% di tengah ekspektasi pelaku pasar akan kemenangan Hillary Clinton sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Ini mendorong investor untuk melepaskan portofolio surat utang mereka dan mengalihkannya ke pasar saham.

Serupa, imbal hasil surat utang Jerman (Bund) juga membengkak ke level 0,16%. "Setelah kenaikan harga saham memicu investor untuk melepaskan safe haven asset. Kondisi tersebut kami perkirakan akan berdampak pada SUN berdenominasi mata uang dollar AS," terangnya.

Biasanya, ketika imbal hasil obligasi dunia membesar, harga SUN akan terkoreksi. Sebaliknya, jika imbal hasil surat utang global mengecil, harga SUN berpeluang menguat.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×