kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Imbal hasil obligasi dunia kian menggemuk


Selasa, 08 November 2016 / 11:49 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Imbal hasil surat utang global pada perdagangan Senin (7/11) cenderung menanjak.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menuturkan, pada perdagangan kemarin, imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun ditutup naik ke level 1,82% di tengah ekspektasi pelaku pasar akan kemenangan Hillary Clinton sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Ini mendorong investor untuk melepaskan portofolio surat utang mereka dan mengalihkannya ke pasar saham.

Serupa, imbal hasil surat utang Jerman (Bund) juga membengkak ke level 0,16%. "Setelah kenaikan harga saham memicu investor untuk melepaskan safe haven asset. Kondisi tersebut kami perkirakan akan berdampak pada SUN berdenominasi mata uang dollar AS," terangnya.

Biasanya, ketika imbal hasil obligasi dunia membesar, harga SUN akan terkoreksi. Sebaliknya, jika imbal hasil surat utang global mengecil, harga SUN berpeluang menguat.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×