kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

IHSG turun tipis menunggu kelanjutan negosiasi dagang


Kamis, 10 Oktober 2019 / 19:40 WIB

IHSG turun tipis menunggu kelanjutan negosiasi dagang
ILUSTRASI. Hari ini IHSG tekoreksi tipis sebesar 0,09% ke level 6.023 dengan transaksi jual bersih asing Rp 565,34 miliar. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih lanjut terkoreksi pada akhir sesi perdagangan Kamis (10/10). Hari ini IHSG tekoreksi tipis sebesar 0,09% ke level 6.023 dengan transaksi jual bersih asing Rp 565,34 miliar.

Analis Indo Premier Sekuritas, Mino menyebut, sentimen belum menentunya hasil terkait perundingan perang dagang antara Amerika Serikat (AS)-Tiongkok menjadi penyebab terkoreksinya IHSG. Head of Research Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, selain perang dagang, ketidakkondusifan dalam negeri pascainsiden penusukan Menkopolhukam Wiranto di Banten siang tadi memancing naiknya kekhawatiran investor.

Baca Juga: IHSG turun tipis 0,09% pada penutupan perdagangan Kamis (10/10)

Pada perdagangan besok, Mino dan Lanjar melihat sentimen perang dagang masih akan menjadi fokus utama pasar. Pasalnya hingga kini belum ada sentimen lain uang cukup berarti dan mampu menggerakkan pasar. Tidak hanya di Asia, ketegangan akibat sentimen perang dagang menurut Lanjar juga mulai merambat ke Eropa.

“Kegugupan para investor terlihat jelas di Asia merambat ke Eropa ketika serangkaian berita utama mengguncang pasar, dengan para pedagang berusaha untuk mencerna laporan segala sesuatu mulai dari durasi pembicaraan perdagangan AS-China,” kata Lanjar.

Baca Juga: Kinerja reksadana saham menurun, produk Eastspring Indonesia tetap unggul

Pada perdagangan esok, Mino memproyeksikan IHSG masih akan melemah dengan level support 5.985 dan resistance 6.055. Lanjar memproyeksikan IHSG dapat menguat pada perdagangan besok dengan level support resistance berada di kisaran 6.000-6.088.

Adapun untuk saham yang layak diakumulasikan besok, Lanjar merekomendasikan SMGR, TPIA, GGRM, HMSP, BBNI, BBTN, BMRI, SRIL, ADRO, ITMG, INCO, BSDE, dan ERAA.


Reporter: Irene Sugiharti
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×