kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

IHSG turun meski sempat dibuka menghijau


Senin, 05 Maret 2018 / 12:14 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I di area negatif. Senin (5/3) siang, IHSG turun tipis 2,73 poin atau 0,04% ke 6.579,58.

Meski penurunan masing-masing sektor tipis, tujuh sektor memberatkan langkah IHSG hari ini. Infrastruktur menjadi sektor dengan penurunan terbesar, hanya 0,31%. Sektor industri dasar terkikis 0,23% dan sektor konstruksi menurun 0,22%.

Masih ada tiga sektor yang menghijau pada setengah perdagangan hari ini. Sektor tambang melompat 0,69%, diikuti sektor perdagangan 0,20% dan sektor aneka industri menanjak 0,07%.

Total volume transaksi bursa hingga siang ini sebanyak 5,02 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,21 triliun. Meski indeks turun tipis, ada lebih banyak saham menguat. Sebanyak 182 saham menguat, 151 saham turun, dan 114 saham mendatar.

Berikut top gainers pada LQ45:
- PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) 2,50%
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 1,90%
- PT BPD Jawa Barat Tbk (BJBR) 1,75%

Sedangkan top losers LQ45 adalah:
- PT PP Tbk (PTPP) -3,21%
- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -2,21%
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) -1,77%

Investor asing mencetak penjualan bersih Rp 436,19 miliar. Penjualan bersih asing terbesar adalah saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 90,7 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 52,8 miliar, dan BMRI Rp 51,5 miliar.

Sedangkan pembelian bersih asing terbesar adalah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 10,4 miliar, PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 10,1 miliar, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 6,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×