kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG turun di tengah pembelian asing dan profit taking


Rabu, 08 Agustus 2018 / 06:35 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Anna Maria Anggita Risang | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal bertahan di zona hijau. Setelah sempat menembus 6.100, IHSG turun 0,16% ke 6.091,25 di akhir perdagangan Selasa (7/8). 

Saham sektor keuangan dan infrastruktur menjadi penggerus indeks. Tapi, investor asing masih mencatatkan net buy Rp 106,54 miliar.

Analis Paramitra Alfa Sekuritas William Siregar mengatakan, penurunan IHSG disebabkan aksi profit taking sementara, usai penguatan IHSG di hari sebelumnya. Di sisi lain, masih ada ancaman perang dagang dari Amerika Serikat (AS) yang membayangi pergerakan indeks.

"Untungnya, IHSG cukup tertolong dari penguatan rupiah dan efek kenaikan pertumbuhan ekonomi," ujar William, Selasa (7/8).

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji juga menyebutkan, kenaikan harga komoditas minyak dunia, penguatan rupiah,dan rilis data pertumbuhan ekonomi turut mewarnai pergerakan indeks.

Ia mengatakan, indikator stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought, meskipun MACD sudah berada di area positif.

Lalu, terlihat pola bearish harami candlestick pattern. Hal ini mengindikasikan adanya potensi pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini. Prediksi Nafan, IHSG akan bergerak di kisaran 6.060-6.129.

Sebaliknya, William masih yakin IHSG bisa kembali menguat dengan support 6.073 dan resistance 6.121.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×