Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berakhir setelah indeks tertekan di zona merah pada perdagangan hari ini.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (IHSG) IHSG tergelincir 0,22% atau 19,34 poin ke level 8.925,47 pada penutupan perdagangan Kamis (8/1/2025).
Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 54,78 miliar dengan nilai transaksi Rp 28,45 triliun. Ada 302 saham yang menguat, 370 saham yang melemah dan 138 saham yang stagnan.
Analis memberikan rekomendasi teknikal sejumlah saham untuk perdagangan Jumat (9/1/2026). Simak ulasan lengkapnya:
Baca Juga: Cek Rekomendasi Teknikal Saham BRPT, GOTO, SMRA untuk Jumat (2/1)
1. PT Bank Jago Tbk (ARTO)
Pertimbangan terhadap pergerakan saham ARTO yakni menguji three black crows dengan RSI melemah dan volume perdagangan menurun, potensi BUY jika bertahan di area Rp 1.925 – Rp 1.955 per saham.
Pada perdagangan hari Kamis (8/1/2026) saham ARTO ditutup melemah 0,25% ke level Rp 1.980 per saham.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 1.925
Ressistance: Rp 2.150
Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki
Baca Juga: Cermati Rekomendasi Teknikal Saham TPIA, AMMN, AMRT untuk Selasa (6/1)
2. PT Avia Avian Tbk (AVIA)
Secara indikator mixed. Adapun Stochastics K_D menunjukkan sinyal negatif, sementara RSI malahan menunjukkan sinyal positif. Namun demikian, AVIA masih dalam keadaan uptrend.
Pada perdagangan hari Kamis (8/1/2026) saham AVIA ditutup menguat 0,40% ke level Rp 498 per saham.
Rekomendasi: Hold
Support: Rp 488
Ressistance: Rp 510
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta
Baca Juga: Cek Rekomendasi Teknikal Saham CTRA, BBNI, SUPA untuk Rabu (7/1)
3. PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA)
MINA menguat 8,79% ke 520 dan disertai dengan munculnya volume beli. Selama MINA masih mampu berada di atas 444 sebagai stoplossnya, maka posisi MINA saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave 5.
Pada perdagangan hari Kamis (8/1/2026) saham MINA ditutup menguat 8,79% ke level Rp 520 per saham.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 474
Ressistance: 560
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana
Selanjutnya: Realisasi B40 Capai 14,2 Juta Kiloliter, Pemerintah Yakin Bebas Impor Solar di 2026
Menarik Dibaca: 10 Pilihan Jus Penurun Kolesterol Alami Paling Cepat yang Layak Dicoba
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













