kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.522   22,00   0,13%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG sesi II bisa hijau, tapi rawan profit taking


Rabu, 02 Oktober 2013 / 13:38 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil realisasi penyerapan produk dalam negeri yang masih rendah.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu (2/10) bergerak naik 53,57 poin atau 1,23% menjadi 4.399,46. IHSG sesi kedua diprediksi masih berada di zona hijau. Bahkan IHSG rawan aksi profit taking jika tembus di angka 4.450.

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities memperkirakan, IHSG sesi II bertahan di zona positif seiring dengan laju bursa saham Asia lainnya. Selain itu, IHSG juga menguat seiring dengan sentimen positif neraca perdagangan dan adanya deflasi Agustus.

"Prediksi IHSG berada di level support 4.370 - 4.385 dan resistance 4.410 - 4.423," ujar Reza kepada KONTAN, Rabu (2/10). Adapun saham yang menjadi pilihannya adalah LPCK, CPIN, CPGT, dan AKRA.

Sementara itu, Kiswoyo Adi Joe, Managing Partner Investa Saran Mandiri menilai, IHSG sesi kedua akan bergerak sideway di rentang 4.350 - 4.450. Bahkan IHSG sesi kedua berpotensi aksi ambil untung (profit taking) jika menembus level 4.450.

"Siap-siap profit taking," kata Kiswoyo. Karena rawan aksi profit taking, Kiswoyo enggan merekomendasikan saham pilihannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×