kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   90.000   3,23%
  • USD/IDR 16.850   -59,00   -0,35%
  • IDX 8.951   -41,17   -0,46%
  • KOMPAS100 1.235   -4,75   -0,38%
  • LQ45 874   -1,52   -0,17%
  • ISSI 329   -0,59   -0,18%
  • IDX30 449   0,67   0,15%
  • IDXHIDIV20 532   3,66   0,69%
  • IDX80 137   -0,49   -0,35%
  • IDXV30 148   1,36   0,93%
  • IDXQ30 144   0,72   0,50%

Dominan faktor eksternal


Rabu, 02 Oktober 2013 / 06:49 WIB
Dominan faktor eksternal
Inflasi tinggi ancam pemulihan ekonomi. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat. Selasa (1/10), IHSG naik 0,69% ke 4.345,9. Ini sejalan dengan indeks MSCI Asia Pasific pun menguat 0,4% ke 139,05.

Hari ini, para analis memproyeksi IHSG masih akan dipengaruhi sentimen global. Christandi Rheza Mihardja, Analis Sinarmas Sekuritas menuturkan, pergerakkan IHSG hari ini dipengaruhi beberapa faktor. Dari eksternal, data indeks manufaktur maupun belanja konstruksi Amerika Serikat menjadi sentimen utama yang mempengaruhi indeks.

Para analis memperkirakan, indeks manufaktur AS di September 2013 bakal turun ke 55,3. Sementara belanja konsumsi akan naik 0,6% di September. "Selain itu, Kongres AS akan mengumumkan jangka waktu government shutdown," kata Christandi.

Alwy Assegaf, Analis Universal Broker Indonesia menambahkan, secara teknikal potensi bearish masih besar. Candlestick membentuk bullish harami. Namun, stochastic menunjukkan bearish crossover. RSI terlihat masih negatif.

Hari ini, Alwy memperkirakan, IHSG kembali masuk zona merah di kisaran 4.289-4.353. Christandi memprediksi, IHSG di kisaran 4.314-4.380 dengan potensi bearish.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×