kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.694.000   -13.000   -0,76%
  • USD/IDR 16.401   5,00   0,03%
  • IDX 6.606   19,09   0,29%
  • KOMPAS100 964   -2,78   -0,29%
  • LQ45 747   -0,24   -0,03%
  • ISSI 206   0,68   0,33%
  • IDX30 388   0,44   0,11%
  • IDXHIDIV20 470   1,92   0,41%
  • IDX80 109   -0,32   -0,29%
  • IDXV30 114   -1,22   -1,06%
  • IDXQ30 127   0,06   0,05%

IHSG Rebound pada Rabu (26/2), Cek Proyeksinya untuk Perdagangan Kamis (27/2)


Rabu, 26 Februari 2025 / 18:23 WIB
IHSG Rebound pada Rabu (26/2), Cek Proyeksinya untuk Perdagangan Kamis (27/2)
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 19,09 poin atau 0,29% ke 6.606,17 pada akhir perdagangan Rabu (26/2).KONTAN/Cheppy A. Muchlis/11/02/2025


Reporter: Rashif Usman | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 19,09 poin atau 0,29% ke 6.606,17 pada akhir perdagangan Rabu (26/2).

Research Analyst Phintraco Sekuritas Nurwachidah mengatakan IHSG bertahan di atas critical support level 6.550 pada Rabu (26/2). 
Stochastic RSI bergerak mendekati oversold area dan terdapat kecenderungan penurunan volume transaksi bersamaan dengan pelemahan di perdagangan hari ini. 

"Kondisi tersebut membuka peluang technical rebound atau setidaknya konsolidasi di atas 6.550 pada Kamis (27/2)," kata Nurwachidah kepada Kontan, Rabu (26/2).

Baca Juga: IHSG Rebound, Naik 0,29% ke 6.606 pada Rabu (26/2), INCO, UNVR, MDKA Top Gainers LQ45

Nurwachidah memproyeksikan pergerakan IHSG Kamis (27/2) berada di level support 6.550 dan resistance 6.880.

Nurwachidah menjelaskan pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh sejumlah saham blue chip yang dalam beberapa hari terakhir mengalami tekanan, namun kini mulai menunjukkan tanda-tanda memasuki fase konsolidasi, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Selain itu, sejumlah saham lainnya mengalami technical rebound, seperti PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). 

"Pergerakan tersebut dapat mengindikasikan kondisi bahwa pasar sudah mulai mencerna pembentukan Danantara pada 24 Februari 2025 lalu secara lebih objektif," ujar Nurwachidah.

Dari eksternal, sentimen yang berkembang masih relatif serupa dengan kondisi awal pekan ini, yaitu terkait isu tarif dan arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserves (The Fed). 

Baca Juga: Tak Kuat Menanjak, IHSG Tergelincir 0,37% ke Level 6.562 di Sesi I, Rabu (26/2)

Presiden AS, Donald Trump mempertahankan rencana implementasi tarif untuk Kanada dan Meksiko, serta rencana reciprocal tariff. Di sisi lain, the Fed masih dipenuhi ketidakpastian jelang Federal Open Market Committee (FOMC) Maret 2025 mendatang.

Analis Panin Sekuritas Mayang Anggita menambahkan IHSG ditutup menguat namun masih bergerak di zona merah. Hal ini tercermin dari harga penutupan yang lebih rendah dari harga pembukaannya. 

Menurutnya, IHSG berada pada fase bottoming, dengan support di level 6.500 dan Stochastic memasuki area oversold. 

"Harapannya level ini mampu menahan pergerakan IHSG, sehingga berpeluang untuk rebound menuju resistance terdekat MA20 di 6.800," ujar Mayang kepada Kontan, Rabu (26/2).

Mayang memprediksi pergerakan IHSG besok berada di level support 6.500 dan resistance 6.800.

Phintraco Sekuritas membeberkan sejumlah saham yang dapat diperhatikan untuk perdagangan Kamis (27/2) meliputi PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Selanjutnya: BSI Jadi Bank Emas Syariah Pertama di RI, Seberapa Besar Potensinya?

Menarik Dibaca: Bali Soap Luncurkan Produk Body Butter dan Hand Cream Terbaru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×