kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG menyusul penurunan bursa Asia pada awal perdagangan


Kamis, 18 Oktober 2018 / 09:21 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyusul penurunan bursa Asia pagi ini. Kamis (18/10) pukul 9.06 WIB, IHSG turun 20 poin atau 0,34% ke 5.848.

Enam sektor melemah dengan penurunan terbesar pada sektor infrastruktur sebesar 0,83%. Sektor barang konsumer turun 0,64%. Sektor keuangan turun 0,52%.

Empat sektor yang menguat adalah sektor perkebunan 0,96%, sektor industri dasar 0,58%, sektor konstruksi 0,35% dan sektor perdagangan 0,04%.

Penurunan harga terjadi pada 114 saham. Sebanyak 106 saham masih bergerak naik dan 95 saham flat.

Top losers LQ45 pagi ini terdiri dari:

  • PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) -2,21%
  • PT Elnusa Tbk (ELSA) -2,15%
  • PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) -2,08%

Top gainers LQ45 adalah:

  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) 3,33%
  • PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 2,58%
  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 0,80%

Investor asing melanjutkan net buy sebesar Rp 13,56 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah INKP Rp 10,7 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 7,1 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 1,9 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 3,9 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 3,1 miliar, dan PT Wasita Karya Tbk (WSKT) Rp 1,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×