kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG menguji kekuatan di hari ketiga


Selasa, 24 Oktober 2017 / 09:22 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencoba melanjutkan kenaikan dua hari sebelumnya. Selasa (24/10) pukul 9.10 WIB, IHSG menguat 15 poin atau 0,25% ke level 5.965,03.

Delapan sektor mendorong kenaikan IHSG pada awal perdagangan. Sektor pertambangan masih menyulut tenaga hingga mencetak kenaikan 0,69%. Sektor aneka industri menyusul di belakangnya dengan kenaikan 0,57%.

Sektor perkebunan menguat 0,45%. Sektor perdagangan dan barang konsumen naik masing-masing 0,37%. Sektor manufaktur menguat 0,34%. Sektor keuangan meningkat 0,22%. Sektor industri dasar naik tipis 0,08%.

Sementara sektor infrastruktur dan konstruksi masih turun. Sektor infrastruktur turun tipis 0,07%. Sedangkan sektor konstruksi melorot 0,21%.

Sebanyak 112 saham menguat, 76 saham melemah, dan 114 saham stagnan. Pada indeks LQ45, saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menjadi saham dengan kenaikan tertinggi sebesar 1,68%, diikuti oleh PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) 1,02%, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) 0,95%.

Di barisan top losers, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) memimpin dengan penurunan 1,64%, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) 1,39%, dan PT PP Tbk (PTPP) 1,05%. Emiten konstruksi BUMN lainnya, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) pun turut mengantre di barisan ini.

Di pasar reguler, investor asing mencatat penjualan bersih Rp 9,25 miliar. Tapi di seluruh pasar, asing mencetak pembelian bersih Rp 6,57 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×