Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,27% atau 12,87 poin ke level 5.244,07 pada perdagangan Selasa (8/9). Enam dari 10 sektor menghijau yang menjadi penopang kenaikan IHSG.
Mengutip data RTI, sektor konstruksi mencatat penguatan terbesar yakni 1,89%, disusul sektor aneka industri yang menguat 1,36% dan sektor keuangan menguat 0,66%. Sementara sektor infrastruktur yang merosot 1,08% menahan laju IHSG.
Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) 14,6 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,29 triliun. Sebanyak 187 saham naik, 223 saham turun dan 178 saham flat. Investor asing masih mencatat net sell atau jual bersih Rp 286,37 miliar di seluruh pasar.
Kendati demikian, sejumlah saham berikut juga dikoleksi asing sehingga menopang kenaikan IHSG. PT Tifa Finance Tbk (TIFA) Rp 252,7 miliar. Saham TIFA ditutup menguat 1,24% ke level Rp 490 per saham. Total volume perdagangan saham TIFA sepanjang perdagangan mencapai 871,1 juta dengan nilai transaksi Rp 453,0 miliar.
Baca Juga: IHSG menguat 0,27% ke 5.244 di akhir perdagangan Selasa (8/9), net sell asing mereda
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 41,7 miliar. Saham BMRI juga menguat 2,14% ke Rp 5.975 per saham. Total volume perdagangan saham BMRI mencapai 31,1 juta dengan nilai transaksi Rp 185,1 miliar.
PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 8,0 miliar. Saham UNTR ditutup flat di level Rp 23.150 per saham. Total volume perdagangan saham UNTR mencapai 1,4 juta dengan nilai transaksi Rp 33,5 miliar.
Berikut 10 saham paling banyak dikoleksi asing saat IHSG menguat, Selasa (8/9):













