kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

IHSG menguat di awal perdagangan Selasa (5/5) meski ada net sell asing


Selasa, 05 Mei 2020 / 09:20 WIB
ILUSTRASI. IHSG naik 56 poin atau 1,23% ke 4.662 pada Selasa (5/5) pukul 9.11 WIB.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal perdagangan Selasa (5/5). Pada pukul 9.11 WIB, IHSG naik 56 poin atau 1,23% ke 4.662.

Seluruh indeks sektoral menguat bersama dengan IHSG. Berturut-turut dengan kenaikan terbesar adalah indeks industri dasar, manufaktur, barang konsumsi, keuangan dan infrastruktur. Selanjutnya indeks sektor tambang, aneka industri, tambang, perdagangan dan jasa, konstruksi, dan perkebunan.

Kenaikan IHSG ini terjadi setelah penurunan 2,35% yang terjadi di awal pekan.

Baca Juga: Bursa Asia menguat di tengah optimisme aktivitas ekonomi yang menggeliat

Top gainers LQ45 pagi ini adalah:

  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 7,14%
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 6,14%
  • PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) 5,51%

Top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) -1,83%
  • PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) -1,14%
  • PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 0%

Baca Juga: IHSG melemah kemarin, bagaimana proyeksi hari ini?

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 37,8 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 22,5 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 8,5 miliar, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 6,4 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 4,4 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 3,3 miliar, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 465 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×