kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

IHSG masih rawan terkoreksi


Jumat, 06 Oktober 2017 / 08:32 WIB


Reporter: Chindy Puri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah menembus rekor, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertahan. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menurun 0,83% menjadi 5.901,90.

Analis OSO Sekuritas Riska Afriani menilai, koreksi IHSG dipicu aksi profit taking. Ia mencermati, pemberat IHSG adalah saham yang sebelumnya memang sudah naik tinggi, seperti UNTR, BUMI, ICBP dan INDF.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji berpendapat, IHSG terkoreksi wajar akibat minimnya sentimen positif. Secara eksternal, ada potensi kenaikan suku bunga The Fed yang turut menekan IHSG.

Riska melihat pada hari ini (6/10) pelaku pasar akan fokus pada rilis data ekonomi, berupa cadangan devisa dan data indeks keyakinan konsumen. Nafan memperkirakan cadangan devisa tetap surplus. Tapi nilainya bisa lebih rendah dibanding bulan lalu.

Nafan juga melihat perdagangan hari ini akan dipengaruhi data non-farm payroll AS, sehingga pergerakan pasar secara global akan cenderung datar. Pasar wait and see, ujar dia.

Secara teknikal, Nafan melihat ada pola long black closing marubozu candle yang mengindikasikan potensi koreksi sehat pada IHSG. Nafan memprediksi IHSG hari ini turun dengan support 5.866 dan resistance 5.975.

Adapun Riska melihat aksi profit taking masih berlanjut. Ia memprediksi IHSG hari ini bergerak melemah di level support 5.855 dan resistance 5.922.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×