kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

IHSG Masih Berpeluang Menguat pada Senin (7/9), Ini Saham Rekomendasi Analis


Minggu, 06 September 2026 / 14:00 WIB
IHSG Masih Berpeluang Menguat pada Senin (7/9), Ini Saham Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. IHSG Menguat-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan awal pekan. Koreksi yang terjadi pada perdagangan akhir pekan kemarin dinilai masih sebagai koreksi sehat setelah IHSG mengalami penguatan.

IHSG ditutup melemah 0,47% ke level 6.636 pada perdagangan Jumat (4/9/2026). Meski terkoreksi pada perdagangan terakhir, IHSG tercatat menguat 1,82% sepanjang pekan ini.

Praktisi Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto mengatakan, secara teknikal IHSG masih berada dalam tren menguat.

Baca Juga: Adhi Karya (ADHI) dan PT PP (PTPP) Tunggu Arahan untuk Merger BUMN Karya

"IHSG dalam tren menguat dan menyelesaikan pengujian level 6.600 sebagai support baru," ujar William kepada Kontan, Minggu (6/9/2026).

William melihat, masih terdapat peluang bagi IHSG untuk menguji level yang lebih tinggi pada September 2026.

Salah satu katalis teknikalnya adalah adanya gap pada level 6.704 yang terbentuk pada 13 Mei 2026. Menurutnya, level tersebut berpotensi menjadi target kenaikan IHSG pada September ini.

Dari sisi indikator teknikal, pergerakan IHSG juga masih berada di atas moving average (MA) 5. Kondisi tersebut mengindikasikan tren kenaikan yang masih kuat.

"Secara teknikal, pergerakan IHSG masih di atas indikator MA5 yang mengindikasikan strong uptrend, sehingga koreksi yang terjadi pada hari Jumat kemarin terhitung sebagai koreksi sehat," jelas William.

Dengan kondisi tersebut, William menyimpulkan, bahwa IHSG masih berpotensi menguat. Koreksi pada perdagangan terakhir dinilai lebih mencerminkan aksi profit taking ketimbang perubahan tren.

Untuk perdagangan berikutnya pada Senin (7/9/2026), William memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 6.612-6.704.

Sejalan dengan prospek IHSG tersebut, investor juga dapat mencermati sejumlah saham yang dinilai memiliki peluang penguatan. 

William merekomendasikan investor untuk mencermati saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan rekomendasi buy dan target harga di kisaran Rp 2.800-Rp 2.820 per saham.

Selain itu, saham PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) juga direkomendasikan buy dengan estimasi target harga Rp 5.000 per saham.

Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan Rp 2.649.000 per Gram pada Hari Minggu (6/9)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×