kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.770   61,00   0,34%
  • IDX 6.520   2,10   0,03%
  • KOMPAS100 849   1,12   0,13%
  • LQ45 643   1,60   0,25%
  • ISSI 229   -0,11   -0,05%
  • IDX30 360   1,20   0,33%
  • IDXHIDIV20 441   2,73   0,62%
  • IDX80 97   0,15   0,15%
  • IDXV30 123   0,99   0,82%
  • IDXQ30 115   0,54   0,47%

IHSG malah turun setelah Jokowi umumkan stimulus, begini penjelasan analis


Rabu, 01 April 2020 / 17:13 WIB
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (31/3/2020). IHSG sukses membukukan rebound dan mengakhiri pergerakannya pada perdagangan hari Selasa (31/3/


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Sempat melenggang di zona hijau di awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus ditutup di zona merah pada perdagangan perdana bulan April ini.

IHSG melemah 1,61% ke level 4.466,037 setelah sebelumnya menyentuh titik tertingginya di level 4.627,418.

Bersamaan, pelemahan IHSG hari ini, Rabu (1/4) juga diikuti dengan aksi jual bersih (net sell) yang dilakukan investor asing, yakni sebesar Rp 69,14 miliar di pasar regular dan Rp 69,73 miliar di semua pasar.

Baca Juga: Mata uang alias cash jadi investasi paling moncer di kuartal I-2020

Namun, IHSG justru melemah sesaat setelah Presiden Jokowi mengumumkan adanya stimulus berupa penambahan alokasi belanja dan pembiayaan dalam APBN 2020 sebesar Rp 405,1 triliun untuk penanganan virus Corona (Covid-19).

Lantas, apa yang menyebabkan IHSG keok di saat pemerintah memberikan guyuran dana jumbo untuk penanganan Covid-19?

Baca Juga: IHSG ditutup jatuh 1,61% ke 4.466,03 pada perdagangan Rabu (1/4)

Presiden Direktur CSA Institute Aria Santoso menilai, pasar cenderung wait and see dan menunggu realisasi dari stimulus tersebut. Sebab, dampak stimulus tersebut terhadap sektor riil membutuhkan waktu.




TERBARU

[X]
×