kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IHSG hari ini diperkirakan menguat, berikut pilihan saham


Jumat, 24 Juli 2020 / 06:00 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini diperkirakan kembali menguat. IHSG naik 0,68% ke level 5.145,01, Kamis 23 Juli 2020.  

Lanjar Nafi analis Reliance Sekuritas memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini kembali bertahan pada zona hijau dan kuat di atas moving average 5 hari dengan potensi uji resistance selanjutnya. Pergerakan dari indikator stochastic memberikan sinyal penguatan yang masih berpeluang namun terbatas mengiringi momentum yang bergerak mendatar pada indikator RSI. 

Baca Juga: Simak rekomendasi teknikal saham AKRA, HMSP, TBIG untuk perdagangan Jumat (24/7)

"Sehingga kami memperkirakan IHSG hari ini bergerak kembali menguat terbatas dengan support resistance 5.120-5.210," ujar Lanjar. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; BMRI, BNGA, BRPT, CPIN, JPFA, MAIN, PTPP, TOWR, WIKA.

Kamis (23/7), IHSG menguat ditopang saham-saham sektor pertambangan naik 1,16% dan sektor industri dasar naik 0,96% menjadi penopang penguatan hingga akhir sesi perdagangan. Lanjar mengatakan, penguatan kembali harga tambang logam dan emas serta harga minyak mentah dunia masih menjadi faktor utama. 

Harga emas naik 0,9% ke level US$ 1.887,79 per troi ons dan harga minyak WTI naik 0,8% ke level US$ 42,25 per barrel. Meskipun demikian investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp 164,03 miliar dengan saham KLBF dan ASII yang menjadi top net sell value.

Baca Juga: Ini sentimen yang akan menggerakkan IHSG pada perdagangan besok, Jumat (24/7)

Dari regional investor terfokus pada laporan pendapatan perusahaan dan kekhawatiran peningkatan tensi geopolitik antara AS-China. Sementara sentimen global, saham-saham sektor konsumsi naik dipimpin saham Unilever yang naik lebih dari 8% setelah merilis penjualan yang turun lebih sedikit dari ekspektasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×