kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

IHSG Ditutup di Zona Hijau pada Pekan Ini, Cermati Pemicunya


Sabtu, 15 April 2023 / 04:00 WIB
IHSG Ditutup di Zona Hijau pada Pekan Ini, Cermati Pemicunya


Reporter: Aurelia Felicia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri pekan kedua April di zona hijau dengan penguatan 0,49% atau 32,976 poin ke level 6.818,574 pada penutupan perdagangan Jumat (14/4). Dalam sepekan IHSG menguat 0,38%.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat dalam sepekan ini, IHSG banyak dipengaruhi oleh sentimen global, di antaranya sikap investor yang cenderung wait and see akan rilis data inflasi AS yang akan menentukan sikap kebijakan moneter The Fed ke depannya. 

“Selain itu, IHSG juga dipengaruhi pergerakan harga komoditas global dan dari domestik sendiri dipengaruhi oleh cadangan devisa yang masih baik, serta pergerakan nilai tukar rupiah yang menguat,” terangnya.

Baca Juga: IHSG Menguat ke 6.823,8 di Sesi Pertama, Sektor Teknologi Melonjak Paling Tinggi

Herditya memperkirakan harga komoditas masih akan berpengaruh pada pergerakan IHSG pekan depan dan nampaknya keputusan The Fed yang masih mempertahankan sikap hawkish akan menjadi fokus para pelaku pasar. 

Selain itu, sentimen domestik datang dari rilis data neraca perdagangan serta adanya keputusan suku bunga BI.

Di sisi lain, Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas, Cheryl Tanuwijaya, mencermati pergerakan IHSG sepekan ini dipengaruhi oleh beberapa sentimen global antara lain tingkat inflasi di AS yang kian mendingin dilihat dari Consumer Price Index (CPI) dan Producer Price Index (PPI) yang terus mengalami penurunan.

“Tenaga kerja juga mulai melemah terlihat dari klaim pengangguran mingguan yang naik terus,” tambahnya.

Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham dari Para Analis untuk Akhir Pekan Ini (14/4)

Selain itu, The Fed mengakui adanya potensi resesi sehingga suku bunga tidak dapat terus menerus tinggi dan ada potensi untuk dipangkas pada semester 2. 

Cheril juga mencermati adanya earning bank besar AS pada malam ini yang akan dicermati investor untuk melihat seberapa besar pengaruh krisis keuangan di AS.  Dengan itu, Cheril memprediksi pada pekan depan IHSG akan menguat dengan range 6.800 - 6.880. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×